PKH Palembang 90% Tersalurkan, Jadwal Tambahan Buka di Kota
Gambar atau konten salah?
Di Kota Palembang, program bantuan sosial Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) sudah mencapai 90% penyaluran. Namun, masih ada tambahan jadwal yang dibuka untuk menutup sisa distribusi.
Agus Pinandoyo, Kepala Kantor Pos Cabang Utama (KCU) Palembang, mengatakan alokasi PKH khusus kota tersebut tercatat 12.310 penerima. “Kalau khusus Kota Palembang saja itu alokasinya 12.310. Sampai hari ini (Jumat) sudah 90 persen tersalurkan,” ujarnya saat ditemui pada 10 April 2026.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang sudah ditetapkan sejak Maret 2026. Warga yang belum sempat mengambil bantuan pada jadwal utama masih dapat mencairkan bantuan melalui jadwal tambahan yang saat ini terus berlangsung. “Jadwal utama sudah lewat, ini tinggal jadwal tambahan. Yang belum sempat datang bisa datang ke lokasi yang sudah ditetapkan,” tambah Agus.
PT Pos Indonesia berperan sebagai penyalur bagi penerima yang belum memiliki rekening bank. Sedangkan penerima yang sudah memiliki rekening, bantuan disalurkan melalui bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara). “Di Pos itu hanya sebagian kecil, yang tidak punya rekening. Jadi data di sini tidak menggambarkan keseluruhan penerima,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi antrean panjang, pihaknya menerapkan sistem nomor antrean yang disesuaikan dengan jadwal per kecamatan atau kelurahan. Warga yang mendapatkan nomor antrean besar dapat menunggu di luar lokasi tanpa harus berdesakan di kantor pos.
Terkait dugaan pungutan liar untuk mempercepat antrean, Agus menegaskan hal tersebut bukan bagian dari prosedur resmi. “Tidak ada biaya apa pun dalam pengambilan bantuan ini. Kalau ada yang menjanjikan bisa lebih cepat dengan membayar, itu di luar sepengetahuan kami,” tegasnya. Ia juga memastikan akan menindak tegas jika ditemukan oknum yang melakukan pelanggaran. Masyarakat diminta tidak takut melapor karena bantuan PKH merupakan hak penerima yang terdaftar di data Kementerian Sosial. “Kami tidak punya kewenangan memutus bantuan. Jadi kalau ada yang mengancam, itu jelas tidak benar,” katanya.
Untuk sisa penyaluran sekitar 10%, pihaknya menargetkan dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Layanan tambahan terus dibuka, termasuk pengantaran langsung bagi penerima lansia, disabilitas, atau yang sakit parah tanpa biaya tambahan.
Program ini menunjukkan upaya pemerintah daerah dan PT Pos Indonesia dalam menjangkau warga yang kurang terlayani. Penyaluran bertahap dan sistem antrean yang teratur membantu mencegah kerumunan, sementara penegakan aturan menolak pungutan liar menjaga integritas bantuan. Dengan sisa penyaluran yang masih terbatas, harapan warga Palembang tetap tinggi bahwa semua penerima akan menerima bantuan tepat waktu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
