Polisi Satlantas Siapkan Pengamanan Ketat Jembatan Ampera
Gambar atau konten salah?
Palembang, Satlantas Polrestabes Palembang menyiapkan skema pengamanan jalur alternatif secara ketat menyusul rencana penutupan Jembatan Ampera selama pelaksanaan launching Car Free Day (CFD). Atensi khusus diarahkan pada potensi lonjakan kendaraan di jalur penghubung ulu dan ilir.
Wakasatlantas Polrestabes Palembang AKP Adi Suhendra menjelaskan penempatan personel lalu lintas akan disesuaikan secara proporsional berdasarkan prediksi tingginya animo masyarakat yang akan memadati area peluncuran.
"Untuk pelaksanaan launching Car Free Day tanggal 14 Juni. Jadi dari Satlantas Polrestabes Palembang, kita melaksanakan pengamanan di jalur-jalur utama yang akan berdampak dengan peningkatan kendaraan dan untuk antisipasi kemacetan, termasuk di daerah-daerah yang memang nantinya akan padat,"
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Adi Suhendra pada Selasa, 9 Juni 2026.
Adi memaparkan, berdasarkan hasil beberapa kali uji coba berkala yang digelar Pemkot Palembang sebelumnya, arus lalu lintas di seputaran jalur lingkar terpantau aman dan kondusif tanpa kendala berarti.
Namun, menurutnya untuk momentum peluncuran resmi ini, pihak kepolisian bakal memperketat penjagaan di dua jembatan penyangga utama guna mencegah terjadinya bottleneck atau penumpukan kendaraan darat.
"Untuk sejauh ini, pelaksanaan uji coba CFD yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintahan Kota sendiri, untuk macet sampai sejauh ini belum ada kendala ya. Alhamdulillah dalam beberapa kali kita uji coba, sejauh ini berjalan dengan lancar. Tentunya ini nanti, mungkin untuk di-launching kita fokuskan nanti di Musi 6, Musi 4, di mana arus dari ulu ke ilir, sebaliknya dari ilir ke ulu sudah kita antisipasi,"
Adi menyebut, sebanyak 150 personel gabungan dari satuan lalu lintas dibantu jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel disiagakan penuh untuk mengawal kelancaran arus kendaraan di jalur-jalur alternatif tersebut.
"Untuk personel sendiri yang turun sejauh ini dalam pelaksanaan uji coba kita sudah coba itu ada 150 personel gabungan dari Satlantas Polrestabes Palembang sendiri dan juga dibantu oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel,"
Selain bantuan dari Dilantas Polda Sumsel, Adi menyebut pengamanan kegiatan CFD ini juga dibantu oleh rekan-rekan Dishub, Satpol PP, serta Kecamatan dan Kelurahan.
"Begitu juga ada dari rekan-rekan dari Dishub, rekan-rekan dari Satpol PP, rekan-rekan dari kecamatan maupun kelurahan, ikut berpartisipasi dalam pengamanan sehingga lalu lintas di seputaran jalur yang digunakan alhamdulillah sejauh ini masih kondusif,"
Sementara itu, Pemerintah Kota Palembang menerapkan aturan ketat terkait sterilisasi area pada saat peluncuran CFD tersebut. Masyarakat yang datang dilarang untuk berdiri atau beraktivitas di atas aspal jalan raya utama jembatan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Palembang, Isnaini Madani, menegaskan langkah sterilisasi ini diambil agar penampilan dari para pengisi acara dan parade defile kebudayaan dapat disaksikan secara maksimal tanpa terhalang kerumunan.
"Dalam acara launcing CFD, kita pengen sterilisasi dari pengunjung agar tidak berada di atas aspal Ampera. Nah, itu harus clear, harus steril dari pengunjung sehingga untuk penampilan marching band dan sebagainya bisa terlihat jelas. Jadi pengunjung silakan hanya di atas trotoar saja," tegas Isnaini.
Untuk mengawal jalannya kebijakan tersebut, Pemkot Palembang menyiagakan ratusan personel pengamanan gabungan. Petugas akan disebar secara berlapis di sepanjang bentang Jembatan Ampera guna membarikade area aspal dari serbuan jemaah atau pengunjung.
"Dari kebijakan ini kita juga harapkan para aparat kepolisian, Satpol PP, Dishub untuk petugasnya bisa menjaga di atas aspal Jembatan Ampera itu tidak boleh ada pengunjung. Dengan itu diharapkan perform terhundar dari penumpukan pengunjung,"
Selain masalah sterilisasi area utama jembatan, pihak pemkot juga telah memetakan skema kantong parkir bagi warga untuk mencegah kesemrawutan kendaraan di sekitar lokasi acara.
Masyarakat yang membawa kendaraan pribadi diarahkan untuk memanfaatkan titik-titik parkir reguler yang sebelumnya sudah disediakan dan diuji coba oleh Dishub Palembang selama masa simulasi.
"Parkir nanti Dishub yang akan menjaga, Satlantas juga akan menjaga, dan m dari jajaran kecamatan juga akan turut penebalan personel. Titik parkir seperti yang sudah kita siapkan selama ini. Nanti untuk titik parkir mobil VIP tentu nanti akan diatur lebih lanjut oleh pihak Satlantas serta Dishub,"
Coordinated effort from police, traffic, and local government aims to keep traffic flowing and visitors safe during the Car Free Day launch, while ensuring the main bridge remains clear for the event’s performances.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
