Pria Lubuklinggau Meninggal di Kamboja, KBRI Tunggu Tindakan
Gambar atau konten salah?
Pada Senin (20 April 2026) sekitar pukul 17.00 WIB, seorang pria asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan, bernama Rahmat Julijanto, ditemukan meninggal di salah satu rumah sakit di Kamboja. Ia tidak dapat pulang ke Indonesia karena tidak memiliki biaya. Kakek korban, M Soleh, mengkonfirmasi berita duka tersebut.
"Iya betul, kami sudah konfirmasi ke pihak KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) kemarin. Informasi dari pihak KBRI, mereka masih mengurus administrasi di rumah sakit sana,".
"Sampai pagi ini kita belum dapat kabar lagi apakah almarhum akan dipulangkan atau dikubur disana (Kamboja). Saat ini kami masih menunggu keputusan dari pihak KBRI,".
"Kami cuman dapat kabari dari korban tahun 2023 kalau dia pergi ngerantau ke Jakarta. Kami gak tahu kalau dia ngerantau ke Kamboja, jadi kami juga belum tahu dia di sana kerja apa dan sakit apa sampai akhirnya meninggal,".
"Kalau memang diputuskan dimakamkan di sana, kami keluarga ikhlas. Kalaupun dia mau dipulangkan ke Indonesia ya kami pun siap mengurus jenazahnya. Kami masih menunggu kabar dan keputusan dari sana dulu,".
Foto yang beredar di media sosial menunjukkan Rahmat terbaring sakit di rumah sakit. Foto tersebut viral karena menampilkan kondisi tubuhnya yang lemah. Menurut informasi, Rahmat pernah tinggal di sekitar kantor KBRI Kamboja dan tidak memiliki dana untuk kembali ke Indonesia. HP milik Rahmat sempat rusak sehingga seluruh kontak keluarganya telah terhapus.
Rahmat Julijanto lahir dan tinggal di Jalan Waringin, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
Keluarga Rahmat menunggu keputusan KBRI mengenai pengurusan jenazah. Mereka bersedia menerima keputusan apapun, baik dimakamkan di Kamboja maupun dipulangkan ke Indonesia. Keputusan ini masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
