Wali Kota Bandung Kembali Bekerja Usai Dirawat karena Vertigo
Gambar atau konten salah?
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, sempat dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya menurun. Ia menjalani perawatan intensif selama dua hari. Kini, orang nomor satu di Kota Bandung itu sudah dinyatakan sehat dan kembali bekerja melayani warga.
Farhan mengungkapkan, saat dibawa ke rumah sakit, ia mengalami vertigo. "Alhamdulillah, kemarin itu rupanya kondisi saya memang kurang sehat. Setelah pemeriksaan lab, ada infeksi pencernaan yang memicu maag, dan maag-nya itu yang memicu vertigo, makanya sampai digotong," kata Farhan pada Senin, 13 Juli 2026.
Vertigo membuat Farhan merasakan pusing berat. Ia bahkan tidak bisa berbuat banyak. "Vertigo mah tidak bisa apa-apa, bola mata bergerak terus jadi terasa berputar-putar. Dan terpaksa digotong," ujarnya.
Setelah dua hari beristirahat total, kondisi kesehatan Farhan berangsur pulih. Selama masa istirahat di akhir pekan itu, ia mengisi waktu dengan menonton siaran pertandingan sepak bola Piala Dunia di televisi. "Dua hari saya istirahat total pas weekend, cuma boleh nonton bola. Hanjakal (sayang) Norwegia eleh (kalah) ya. Tapi sekarang sudah mendingan, terima kasih atas doanya," tuturnya.
Meski sudah kembali beraktivitas, Farhan menyebut kesehatannya masih terus dipantau oleh dokter. "Namun masih diawasi, jadi kegiatan saya belum boleh jauh-jauh dari pendopo," pungkasnya.
Kondisi vertigo yang dialami Farhan dipicu oleh infeksi pencernaan yang kemudian menyebabkan maag. Vertigo sendiri adalah sensasi pusing berat yang membuat penderitanya merasa lingkungan di sekitarnya berputar, sehingga sulit untuk berdiri atau berjalan. Setelah menjalani perawatan dan istirahat, ia kini dalam pengawasan medis dan belum diperbolehkan bepergian jauh dari pendopo.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
