Redite Paing Gumbreg: Hari Arah Bali untuk Usaha & Ritual

Fitri A. · 1 min baca · 25 hari lalu · 68 dibaca
Bisik.id
Redite Paing Gumbreg: Hari Arah Bali untuk Usaha & Ritual

Gambar atau konten salah?

Redite Paing Gumbreg menulis pada 10 Mei 2026 tentang ala ayuning dewasa, hari yang dianggap baik menurut kalender Bali. Kalender ini dipakai oleh masyarakat Hindu di Bali untuk menentukan kapan suatu kegiatan adat dan ritual dapat dilakukan.

Berikut daftar beberapa hari dan aktivitas yang disarankan atau tidak disarankan, diambil dari kalenderbali.org:

  • Asuajeg MunggahBaik untuk membuat alat‑alat menakutkan seperti lelakut. Tidak baik untuk menanam padi, kacang‑kacangan. (Alahing dewasa 3)
  • Carik WalangatiTidak baik untuk pernikahan/wiwaha, atiwa‑tiwa/ngaben, dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3)
  • Geni RawanaBaik untuk pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam. (Alahing dewasa 2)
  • Kajeng UwudanTidak baik untuk menanam dan memetik tanaman. (Alahing dewasa 2)
  • Kala GotonganBaik untuk memulai usaha. Tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat. (Alahing dewasa 4)
  • Salah WadiTidak baik untuk Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) atau Pitra Yadnya (penguburan, atiwa‑tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll.). (Alahing dewasa 3)
  • Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Buat Manggih Suka, Pratiti: Bhawa. (iws/iws)

Artikel ini menyoroti bagaimana hari-hari tertentu di kalender Bali dipilih untuk memulai usaha, melakukan ritual, atau menghindari kegiatan tertentu. Setiap hari diberi nomor Alahing dewasa yang menunjukkan tingkat keberuntungan, membantu masyarakat menentukan kapan waktu terbaik untuk bertindak.

Kalender BaliAlahing DewasaHari BaikRitual HinduUsahaPernikahanTanaman

Komentar

Memuat komentar...