Sekolah Musi Banyuasin Hampir Terbakar, 1 Hektare Terbakar
Gambar atau konten salah?
Musi Banyuasin – Sekolah di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, hampir terbakar pada malam 02 Juni 2026 karena kegiatan warga yang memuntahkan sampah. Api menyebar hingga menutupi lahan seluas 1 hektare.
Peristiwa terjadi di Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman. Lahan terbakar berada tepat di belakang SDN 2 Babat, menimbulkan kekhawatiran bahwa api bisa merembet ke bangunan sekolah.
Marko Susanto, Kepala Pelaksana BPBD Musi Banyuasin, melaporkan bahwa kebakaran pertama kali dilaporkan pada pukul 19.00 WIB. Ia menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk menanggapi situasi.
"Iya, benar karhutla nyaris membuat sekolah terbakar tadi malam di Babat Toman. Untungnya, api berhasil diatasi setelah 2 mobil damkar melakukan upaya pemadaman," ujar Marko saat dikonfirmasi pada 03 Juni 2026.
Marko menjelaskan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh warga yang membersihkan sampah dengan cara dibakar. Api kemudian menjalar ke lahan kering yang dipenuhi semak belukar di sekitar lokasi.
"Penyebabnya aktivitas warga membersihkan sampah dengan membakar hingga api menjalar ke lahan kering di sekitar lokasi," katanya.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 1 hektare lahan dengan vegetasi semak belukar dilaporkan terbakar. "Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan sekolah dalam peristiwa tersebut," sambungnya.
Petugas gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala. Tim gabungan yang terlibat terdiri dari Tim Piket Regu 4 BPBD Musi Banyuasin, Damkar Babat Toman, Polsek Babat Toman, Lurah Kelurahan Babat, serta masyarakat setempat.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan atau membersihkan sampah dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca kering, guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan warga maupun fasilitas umum," tutasnya.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, khususnya di daerah dengan cuaca kering, agar tidak menimbulkan risiko kebakaran yang dapat mengancam sekolah dan lingkungan sekitar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
