Seleksi Kompetensi Kopdes Merah Putih 2026: Kriteria Kelulusan
Gambar atau konten salah?
Para calon anggota Kopdes Merah Putih 2026 harus memahami kriteria kelulusan pada tahap seleksi kompetensi. Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) mengumumkan bahwa peserta dinyatakan lulus bila memenuhi nilai ambang batas dan masuk dalam peringkat terbaik sesuai formasi yang dibutuhkan.
Seleksi kompetensi merupakan tahap kedua setelah lulus seleksi administrasi. Tahap ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Ada dua jenis tes: Tes Potensi Kognitif (TPK) dan Tes Manajemen Bidang.
Hasil tes menentukan apakah peserta dapat melanjutkan ke Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT). Dengan 30.000 posisi Manajer KDKMP di seluruh Indonesia, persaingan sangat ketat. Karena itu, pelamar perlu paham mekanisme penilaian sejak awal agar persiapan lebih terarah.
Rincian Materi dan Bobot Tes
Menurut Pedoman Pelaksanaan Seleksi Pengadaan SDM KDKMP dan KNMP Tahun 2026, tes yang diuji pada seleksi kompetensi adalah potensi kognitif dan manajemen bidang. Berikut penjelasannya:
1. Tes Potensi Kognitif (TPK) – berlaku sama untuk formasi KDKMP maupun KNMP. Tes ini terdiri dari enam subtes: bahasa, hitungan, pengetahuan umum, pola gambar, abstraksi ruang, dan menentukan bentuk. Waktu pengerjaan sekitar 50 menit. Nilai ambang batas minimum adalah 110.
2. Tes Manajemen Bidang – terdiri dari 20 butir soal. Setiap jawaban benar bernilai 5 poin, jawaban salah atau tidak dijawab bernilai 0. Skor maksimal 100. Materi berbeda sesuai formasi yang dilamar.
Peserta dinyatakan lulus seleksi kompetensi bila memenuhi dua syarat sekaligus:
- Nilai TPK minimal 110.
- Masuk dalam kelompok 3 kali jumlah formasi dengan nilai TPK tertinggi dari seluruh peserta.
Artinya, tidak cukup hanya lolos ambang batas; peserta juga harus berada di peringkat terbaik secara keseluruhan.
Penentu Kelulusan Jika Nilai TPK Sama
Jika nilai TPK sama, kriteria penentu berbeda antara formasi KDKMP dan KNMP:
- Formasi KDKMP: Nilai Tes Manajemen Koperasi tertinggi menjadi prioritas. Jika masih sama, dilihat nilai IPK tertinggi. Jika tetap sama, usia peserta tertua menjadi penentu. Jika semua kriteria sama dan berada di batas 3 kali jumlah formasi, semua peserta tetap ikut ke tahap SKT.
- Formasi KNMP: Nilai Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan tertinggi menjadi prioritas. Selanjutnya sertifikat kompetensi kelautan dan perikanan menjadi prioritas berikutnya. Jika masih sama, dilihat nilai IPK tertinggi. Jika tetap sama, usia peserta tertua menjadi penentu. Jika semua kriteria sama dan berada di batas 3 kali jumlah formasi, semua peserta tetap ikut ke tahap SKT.
Sifat Seleksi Kompetensi Kopdes Merah Putih 2026
Seleksi kompetensi bersifat menggugurkan. Peserta yang tidak memenuhi nilai ambang batas TPK dinyatakan tidak lulus. Peserta yang tidak masuk peringkat 3 kali jumlah formasi juga dinyatakan gugur. Peserta yang tidak lulus tidak dapat melanjutkan ke tahap Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT). Peserta yang lulus wajib menyiapkan kartu ujian dan KTP pada setiap tahapan seleksi berikutnya.
Jadwal Pelaksanaan Seleksi Kopdes Merah Putih 2026
Pengumuman jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi: 30 April 2026 sampai 2 Mei 2026.
Seleksi kompetensi: 3 Mei 2026 sampai 12 Mei 2026.
Pengumuman hasil seleksi kompetensi: 17 Mei 2026 sampai 19 Mei 2026.
Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT): 20 Mei 2026 sampai 31 Mei 2026.
Pelatihan dasar kemiliteran komponen cadangan: 17 Juni 2026 sampai 19 Juli 2026.
Pelatihan manajerial dan kompetensi bidang: 17 Juli 2026 sampai 31 Juli 2026.
Semua tahapan seleksi tidak dipungut biaya apapun. Informasi lengkap dapat diakses melalui portal resmi Panselnas di https://phtc.panselnas.go.id.
Para pelamar perlu memantau perkembangan informasi terbaru agar tidak ketinggalan. Selalu siapkan dokumen penting dan persiapkan diri secara mental serta fisik. Dengan memahami kriteria kelulusan dan jadwal, peluang untuk masuk ke tahap berikutnya menjadi lebih jelas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
