Sholat Taubat: Dua Rakaat Memohon Ampunan Allah Sunnah

Hari W. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 125 dibaca
Bisik.id
Sholat Taubat: Dua Rakaat Memohon Ampunan Allah Sunnah

Gambar atau konten salah?

Sholat Taubat merupakan salah satu ibadah sunnah yang dapat diamalkan oleh seorang muslim untuk memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa yang telah dilakukan. Hadis Rasulullah SAW menegaskan pentingnya ibadah ini: “Tidaklah seorang hamba yang melakukan dosa, lalu ia bersuci dengan baik lalu ia berdiri untuk sholat dua rakaat, kemudian ia meminta ampunan kepada Allah melainkan Allah akan mengampuninya.” (HR Abu Dawud, At‑Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Majah)

Waktu pelaksanaan sholat taubat tidak diikat pada waktu tertentu. Iblis menegaskan bahwa ibadah ini dapat dilaksanakan kapan saja selama tidak pada waktu yang dilarang untuk sholat. Ibnu Taimiyah menambahkan: “Demikianlah sholat taubat itu dilakukan ketika seseorang melakukan kesalahan, maka taubat itu wajib disegerakan dan ia dianjurkan melakukan sholat dua rakaat kemudian ia bertaubat sebagaimana hadits Abu Bakar As‑Shiddiq.

Untuk memulai, niat yang dibacakan adalah: “أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى .Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa.” Artinya, “Saya niat sholat taubat dua raka’at Lillahi Ta'aalaa.”

Berikut tata cara sholat taubat secara rinci:

  • Takbiratul ihram
  • Doa iftitah
  • Surah Al‑Fatihah
  • Surah pendek Al‑Qur’an
  • Rukuk
  • Idital
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud
  • Bangkit dari sujud dan melanjutkan rakaat kedua
  • Tasyahud akhir
  • Salam

Setelah menyelesaikan dua raka’at, pembaca dianjurkan membaca istighfar dan melanjutkan dengan doa penutup. Doa tersebut berbunyi:

اللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لآاِلهَ اِلَّااَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَناَ عَبْدُكَ وَأَناَ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ من شَرِّمَاصَنَعْتَ. اَبُوْءُلَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَي وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَيَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلاَّ اَنْتَ

Arab Latin: Allahumma anta rabii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana'abduka wa ana'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu. Abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abuu u bidzanbi fahghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang layak disembah selain Engkau, Engkaulah yang menjadikan aku dan aku adalah hamba‑Mu, dan aku dalam ketentuan dan janji‑Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan aku mengakui atas dosaku, maka ampunilah aku, karena hanya Engkaulah yang dapat memberikan ampunan wahai Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada‑Mu dari kejahatan yang telah aku perbuat.”

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, seseorang dapat mengekspresikan permohonan maaf secara langsung kepada Allah SWT. Praktik sholat taubat ini menegaskan kembali pentingnya kesadaran akan kesalahan dan keinginan untuk memperbaiki diri, sekaligus memperkuat hubungan spiritual antara hamba dan Pencipta.

Sholat TaubatIbadah SunnahDua RakaatHadis RasulullahIstighfarNiat SholatIbnu Taimiyah

Komentar

Memuat komentar...