Siswa Jambi Keracunan Makanan MBG, Investigasi Berlangsung
Gambar atau konten salah?
Delapan siswa SMK 1 di Jambi mengalami keracunan setelah diduga mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejadian ini masih dalam penanganan pihak terkait dan belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab pasti.
Menurut Kadis Ketahanan Pangan sekaligus Sekretaris Satgas Percepatan MBG di Jambi, Johansyah, delapan siswa kini berada di bawah penanganan medis. Pemerintah masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab insiden tersebut.
“Terkait hal itu (keracunan) kita sudah meminta Kareg (kepala regional) perwakilan BGN di Jambi dan Korwil Kota Jambi untuk turun mengecek langsung ke lapangan,” kata Johansyah.
Informasi yang dihimpun menunjukkan siswa mengalami mual, pusing, dan muntah beberapa saat setelah menyantap makanan di sekolah. Mereka kemudian mendapatkan penanganan medis dan kondisi terus dipantau.
“Dari hasil pengecekan sementara, kasus ini masih dalam tahap investigasi,” ujarnya. “Untuk dugaan awal, ada rekam jejak anak-anak itu makan sate sebelum makan MBG. Namun itu masih didalami dan belum bisa disimpulkan sebagai penyebab,” ungkapnya.
Saat ini total siswa yang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan tercatat delapan orang, terdiri laki-laki dan perempuan. Pemerintah memastikan seluruh siswa telah mendapatkan penanganan dan pemantauan medis.
Meskipun demikian, belum ada hasil resmi terkait sumber penyebab dugaan keracunan. Pemeriksaan sampel makanan dan pendalaman terhadap kondisi siswa masih dilakukan oleh pihak berwenang.
Insiden ini menyoroti pentingnya pengawasan mutu makanan di sekolah, terutama dalam program bantuan. Keputusan investigasi masih berlangsung, dan pihak berwenang menunggu hasil uji laboratorium serta data lebih lanjut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
