Sumatera Selatan Siaga Karhutla di 3 Wilayah Musim Kemarau

Nita W. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 89 dibaca
Bisik.id
Sumatera Selatan Siaga Karhutla di 3 Wilayah Musim Kemarau

Gambar atau konten salah?

Di Palembang, kabupaten Musi Banyuasin telah mengangkat status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kini, tiga wilayah di Sumatera Selatan sudah berada di jalur siaga menjelang musim kemarau yang akan dimulai pada Mei.

Menurut Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, dua daerah sebelumnya sudah memutuskan status siaga: Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir. Ia menambahkan, "Sudah tiga daerah, terbaru Muba menaikkan status siaga karhutla. Sebelumnya OKI dan Ogan Ilir menaikkan status sehingga provinsi juga bisa menetapkan status siaga," ujar Sudirman pada Senin, 27 April 2026.

Waktu aktif siaga di masing‑masing daerah ditetapkan sebagai berikut: OKI 14 April 2026 – 31 Desember 2026, Ogan Ilir 6 April 2026 – 30 November 2026, dan Muba 23 April 2026 – 30 November 2026. Di tingkat provinsi, status siaga berlaku 22 April 2026 – 30 November 2026.

Penetapan ini bertujuan mengantisipasi potensi karhutla yang sering muncul saat musim kemarau. Pemerintah daerah dan BPBD setempat sudah mulai meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk patroli rutin di zona rawan. Status siaga ditetapkan setelah memperhatikan kondisi cuaca yang semakin kering dan munculnya titik panas.

“Kita juga mendorong wilayah lain untuk menetapkan status siaga karhutla, khususnya di wilayah-wilayah yang rawan,” ungkap Sudirman. Selain patroli darat, pemantauan udara akan dilaksanakan untuk mendeteksi api sejak dini. BPBD berencana mengusulkan 10 helikopter untuk patroli dan water bombing.

“Masyarakat juga diminta berperan aktif dalam mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran,” tambah Sudirman. Langkah cepat ini diharapkan dapat meminimalisir dampak karhutla, yang tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga memengaruhi kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan tiga daerah yang sudah berada di jalur siaga, Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam mengelola risiko kebakaran hutan, menyiapkan personel, peralatan, dan koordinasi lintas lembaga untuk menanggulangi potensi karhutla di musim kemarau mendatang.

karhutlasiagaSumatera SelatanBPBDpatrolihelikopterwater bombing

Komentar

Memuat komentar...