Sumsel Siapkan 3.432 Personel untuk May Day 2026
Gambar atau konten salah?
01 Mei 2026 menandai Hari Buruh Internasional di Sumatera Selatan. Untuk menjaga keamanan, Polda Sumsel menyiapkan 3 432 personel.
Pengamanan dimulai di Mapolda Sumsel pada hari Jumat, 01 Mei 2026. Semua unit Polres di wilayah Sumsel ikut serta. Personel terdiri dari 664 anggota Polda Sumsel, 2 768 dari Polrestabes Palembang dan Polres lainnya. Tambahan lagi, 800 personel TNI dan 200 personel pemerintah daerah serta stakeholder turut mendukung.
Setiap personel ditempatkan di titik strategis, terutama di area konsentrasi massa buruh. Metode pengamanan menekankan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis. Tujuannya agar aspirasi masyarakat tersampaikan tanpa mengganggu ketertiban umum.
“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengawal hak konstitusional masyarakat.” ujar Kombes Muhammad Anis Prasetio Santoso, pimpinan Polda Sumsel. Ia menegaskan bahwa Polri bekerja sama dengan instansi terkait untuk memastikan penyampaian aspirasi buruh berjalan aman, tertib, dan sejuk.
Bagian Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, menambahkan bahwa pengamanan May Day 2026 menonjolkan pelayanan humanis. “Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Stabilitas keamanan menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan nasional dan menjaga iklim investasi di Sumatera Selatan.”
Perencanaan ini melibatkan sinergi antara TNI‑Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat. Polda Sumsel optimis peringatan May Day 2026 dapat berlangsung damai dan mencerminkan kematangan demokrasi yang sehat.
Selain itu, Polda Sumsel mengimbau semua buruh dan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban. Komunikasi konstruktif dipandang penting agar tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan harmonis.
Dengan dukungan luas dan pendekatan humanis, harapannya peringatan Hari Buruh Internasional di Sumatera Selatan berlangsung tanpa gangguan. Keberhasilan ini menandai komitmen berkelanjutan Polri dalam menjaga hak konstitusional dan stabilitas sosial di wilayah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
