Sumsel Tegaskan Pemeriksaan Bus Haji 2026, Hindari Mogok
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menitikberatkan pada kesiapan transportasi jemaah haji tahun 1447 H/2026 M. Setelah bus mogok pada haji tahun lalu, seluruh armada bus tahun ini wajib menjalani pemeriksaan ramp check secara menyeluruh sebelum memulai operasional.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Sumsel, Sunarto, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin ada kendala teknis yang menghambat perjalanan jamaah dari asrama menuju bandara. Ia menambahkan, “Tahun lalu ada kejadian bus mogok di jalan, maka Pak Gubernur sangat mewanti-wanti agar tahun ini tidak boleh terulang lagi dan semua unit bus harus dipastikan layak jalan sebelum operasional dimulai.” (15 April 2026).
Koordinasi dengan penyedia transportasi dan Dinas Perhubungan kini diperketat. Pemeriksaan meliputi mesin, fasilitas pendukung di dalam bus, serta pendingin udara (AC) dan kebersihan interior. Tujuannya agar jemaah, terutama lansia, tetap nyaman selama perjalanan singkat menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.
Sunarto menegaskan, “Kita tidak mau jemaah terlantar atau merasa was-was karena kendala kendaraan, sehingga pemeriksaan harus dilakukan secara mendalam dan bukan sekadar formalitas.” Ia juga memerintahkan tim pengawas transportasi untuk standby selama masa keberangkatan guna mengantisipasi situasi darurat.
Seluruh armada harus dipastikan dalam kondisi prima sebelum pemberangkatan kloter pertama pada 22 Mei 2026. Pemeriksaan ini mencakup semua aspek teknis bus agar tidak ada kendala sekecil apa pun saat membawa tamu Allah. Sunarto menekankan bahwa pelayanan transportasi adalah bagian vital dari kesuksesan haji.
Dengan langkah-langkah ini, Pemprov Sumsel berharap integritas pelayanan transportasi tahun ini meningkat signifikan. Hal itu diharapkan dapat menjaga suasana psikologis jemaah yang hendak beribadah, mengurangi risiko gangguan teknis, dan memastikan perjalanan menuju ibadah berlangsung lancar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Wanita Rapi Buang Air Besar di Depan Ruko, Terekam CCTV
Empat Daerah di Sumsel Masuk Zona Merah Karhutla
Baru 4,7 Persen Warga Bengkulu Manfaatkan Pemutihan Pajak
Napi Live Facebook, Kalapas Akui Kewalahan
Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Juli 2026
Pemprov Sumsel Bentuk Satgas Berantas Mafia BBM Subsidi
Berita Terbaru
Henry Surya Terseret Kasus Baru Asuransi Jiwa Prolife
Nihil Calon Kades di Manduang, Perpanjangan Pendaftaran Jadi Harapan
TNI Kawal Rumah Jampidsus Usai Permintaan Kejaksaan
Dokter di Tegal Lapor Polisi Gegara DM Pasien
47 Kasus HIV Baru di Batu, LSL Sumbang 4
Angin Kencang Majalengka: Bukan Pantai, Tapi Ini Penyebabnya
Courtois Akui Spanyol Lebih Diunggulkan dari Belgia
900 Ular Kabur Akibat Banjir di China
