TasteAtlas: 5 Makanan Khas Jawa Barat Paling Populer

Agus P. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 66 dibaca
Bisik.id
TasteAtlas: 5 Makanan Khas Jawa Barat Paling Populer

Gambar atau konten salah?

TasteAtlas, ensiklopedia kuliner online, baru saja mempublikasikan daftar makanan terbaik khas Jawa Barat. Dari 15 makanan yang masuk, lima yang mendapat rating tertinggi adalah batagor, odading, empal gentong, tumpeng, dan cireng.

TasteAtlas dikenal sebagai peta rasa dunia interaktif yang mendokumentasikan makanan tradisional, bahan lokal, dan restoran autentik. Metode penilaian mereka melibatkan audiens TasteAtlas yang memberikan skor berdasarkan pengalaman pribadi.

Hingga 11 April 2026, situs ini mencatat 434 penilaian, dengan 279 di antaranya diakui sistem sebagai penilaian sah. Dari 15 makanan khas Jawa Barat yang terdaftar, lima yang menduduki posisi teratas diberi rating: batagor 4.4, odading 4.1, empal gentong 4.3, tumpeng 4, cireng 3.7.

Batagor adalah camilan khas Bandung yang kembali masuk daftar. Adonan batagor terbuat dari daging ikan, biasanya ikan tenggiri, atau kadang digabung dengan ayam atau udang, tepung tapioka, tepung terigu, dan bumbu seperti bawang putih, daun bawang, serta telur. Adonan ini dimasukkan ke dalam tahu putih atau kulit pangsit, lalu digoreng hingga renyah. Setelah digoreng, batagor dipotong kecil dan disajikan dengan saus kacang, saus kecap, sambal, serta perasan jeruk nipis. Kadang penyajiannya ditambah kentang, tahu, atau kol, mirip siomay.

Odading juga masuk dalam daftar makanan terbaik. Camilan manis ini dibuat dengan adonan berbasis ragi yang dicampur gula, susu, dan terkadang telur. Bentuknya menyerupai bantal, kemudian digoreng hingga mengembang dan warnanya cokelat keemasan. Odading sering disebut mirip dengan cakwe, namun teksturnya lebih ringan dan berongga. Bagian luarnya agak renyah, namun tetap empuk. Rasa odading lebih dominan manis, dan biasanya ditaburi wijen. Nama odading diyakini berasal dari masa kolonial. Menurut budayawan Remy Syladi, nama 'odading' berasal dari bahasa Belanda 'O, dat ding?' yang atrinya 'oh, barang itu?'.

Empal gentong adalah makanan khas Cirebon yang masuk peringkat ke-3. Hidangan ini dikenal dengan kuah berwarna kuning dan metode memasak tradisional. Empal gentong dimasak dengan kuah santan dalam gentong tanah liat menggunakan kayu bakar, sehingga aromanya khas. Santan pekat disajikan bersama kucai dan bubuk cabai. Rasa kuah empal gentong lebih ringan dibandingkan gulai, dan tidak terlalu kental berempah.

Tumpeng merupakan hidangan tradisional yang sering disiapkan untuk acara khusus. Tumpeng terdiri dari nasi berbentuk kerucut yang dikelilingi berbagai macam lauk tradisional. Bentuk kerucut nasi melambangkan pentingnya dewa-dewa dalam budaya Indonesia, serta menyerupai gunung yang dianggap simbol kehidupan dan keseimbangan alam. Lauk pauk pendamping tumpeng melambangkan kelimpahan dan kemakmuran. Setiap lauk memiliki makna tersendiri: telur rebus atau dadar iris melambangkan awal kehidupan, ayam ingkung simbol kepasrahan, urap sayur keseimbangan hidup, perkedel atau tahu tempa goreng kerja keras, dan ikan teri goreng atau ikan asin kebersamaan.

Cireng adalah jajanan kaki lima yang terbuat dari adonan tepung aci atau tepung tapioka. Adonan cireng biasanya terdiri dari tepung tapioka, air, bawang putih, daun bawang, garam, dan terkadang ketumbar bubuk atau bubuk kaldu ayam. Setelah dibentuk menjadi cakram kecil atau potongan tidak beraturan, cireng digoreng hingga renyah di luar dan kenyal di dalam. Cireng memiliki tekstur garing kenyal dengan rasa gurih, membuatnya menjadi jajanan populer di seluruh Indonesia.

Daftar ini menampilkan beragam kuliner Jawa Barat, mulai dari camilan ringan hingga hidangan berat yang memiliki makna simbolis. Setiap makanan mencerminkan keanekaragaman rasa dan tradisi yang kaya di wilayah tersebut.

TasteAtlasBatagorOdadingEmpal GentongTumpengCirengJawa Barat

Komentar

Memuat komentar...