Tiga Jemaah Haji Palembang Terpaksa Tunda Keberangkatan

Dewi M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 93 dibaca
Bisik.id
Tiga Jemaah Haji Palembang Terpaksa Tunda Keberangkatan

Gambar atau konten salah?

23 April 2026 – Tiga jemaah haji Kloter 2 Embarkasi Palembang terpaksa menunda keberangkatan mereka ke Tanah Suci. Penundaan terjadi karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan dan adanya jemaah yang terdeteksi sedang hamil.

Wakil Ketua PPIH Embarkasi Palembang, Hozinul Asror, mengonfirmasi bahwa dari total 443 jemaah yang masuk ke Asrama Haji, hanya 440 jemaah asal Kabupaten Lahat dan Kota Palembang yang akhirnya resmi diterbangkan menuju Madinah. “Untuk kloter dua ini, ada tiga jemaah yang harus ditunda keberangkatannya. Dua sedang sakit dan satu dari Lahat itu sedang hamil,” ujarnya.

Hozinul merinci bahwa dua jemaah ditunda karena sakit, yakni Suhana Marudin (77) asal Lahat dan Siti Mahmudah (56) asal Palembang. Susi Andriani (34) asal Lahat ditunda karena hamil. Saat ini, jemaah yang sakit sedang menjalani perawatan intensif di RS Siti Fatimah Palembang untuk memulihkan kondisi fisiknya.

“Jemaah yang sakit dirawat di RS Siti Fatimah, bila kondisi mereka sudah sehat dan dinyatakan layak terbang oleh Bidang Kesehatan Embarkasi, mereka akan diberangkatkan bersama kloter berikutnya,” ujar Hozinul.

Sementara itu, bagi jemaah yang terdeteksi hamil, pihak otoritas memastikan bahwa yang bersangkutan tidak bisa menyusul di kloter selanjutnya pada tahun ini. “Sedangkan jemaah yang hamil ditunda keberangkatannya hingga tahun depan,” tegasnya.

Kepala Biro Kesra Pemprov Sumsel, Sunarto, meminta jemaah yang berangkat untuk memperhatikan ritme aktivitas fisik agar tetap sehat selama menjalankan rukun haji. “Jemaah diimbau tidak memaksakan diri melaksanakan ibadah sunnah yang terlalu menguras tenaga,” kata Sunarto. Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang aktif dengan tim medis di lapangan jika merasakan keluhan kesehatan sekecil apa pun.

Sunarto juga berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga perilaku dan citra positif bangsa Indonesia selama berada di Arab Saudi. “Jemaah diingatkan untuk senantiasa menjaga nama baik provinsi Sumatera Selatan serta bangsa Indonesia di mata dunia,” ujarnya.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya kesiapan kesehatan jemaah haji sebelum keberangkatan. Penundaan tiga jemaah, dua sakit dan satu hamil, menunjukkan bahwa otoritas Embarkasi Palembang memprioritaskan keselamatan dan kesehatan para peserta. Sementara jemaah yang sakit akan diberangkatkan pada kloter berikutnya setelah dinyatakan layak, jemaah hamil akan menunggu hingga tahun depan. Sementara itu, jemaah diingatkan untuk menjaga ritme fisik dan berkoordinasi dengan tenaga medis, serta menjaga citra positif Indonesia di luar negeri.

jemaah hajikloter 2penundaan keberangkatankesehatanhamilRS Siti FatimahEmbarkasi Palembang

Komentar

Memuat komentar...