Tips Praktis Melindungi Rumah Saat Banjir di Daerah Rawan
Gambar atau konten salah?
Antisipasi Tinggal di Lingkungan Rawan Banjir
Rumah yang berada di daerah rawan banjir memerlukan kewaspadaan ekstra ketika hujan lebat datang. Untuk menghindari kerusakan dan bahaya bagi penghuni, ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum, selama, dan setelah banjir.
Sebelum Terjadi Banjir
- Perhatikan cuaca. Jika curah hujan tinggi dan berlangsung lama, pantau apakah air mulai menumpuk di sekitar rumah.
- Jika ada tanda-tanda banjir, segera pindahkan barang berharga dan surat penting ke tempat yang aman.
- Pastikan semua pintu dan jendela tertutup rapat untuk mengurangi masuknya air.
Saat Terjadi Banjir
- Jauhi peralatan listrik. Jika diperlukan, cabut dan matikan sambungan listrik, terutama bila ada perintah dari pihak berwenang.
- Hindari berenang di air banjir karena risiko penyakit dan setrum.
- Gunakan alat bantu seperti kayu panjang atau sapu untuk menavigasi jalan agar tidak terjatuh ke lubang.
- Jika air semakin tinggi, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.
- Pastikan rumah aman sebelum evakuasi. Siapkan penampungan air bersih untuk berjaga-jaga jika air bersih habis.
Sesudah Terjadi Banjir
- Hindari air banjir karena dapat mengandung zat berbahaya dan risiko setrum.
- Waspadai instalasi listrik yang mungkin terkontaminasi.
- Jangan menuruti air yang bergerak; tetap di tempat yang aman.
- Periksa struktur bangunan, terutama pondasi, karena bisa rusak tanpa terlihat.
- Perhatikan kesehatan keluarga: cuci tangan dengan sabun dan air bersih.
- Buang makanan yang terkontaminasi banjir.
- Bersihkan rumah dan lingkungan dari sisa kotoran.
- Lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mencegah penyakit.
- Perbaiki jamban dan saluran pembuangan air limbah (SPAL) jika ada kerusakan.
Provinsi-provinsi di Indonesia yang Rawan Banjir
- Jawa Barat
- Jawa Timur
- Jawa Tengah
- Riau
- Sulawesi Tengah
- Lampung
- Sumatera Utara
- NTB
- Sumatera Selatan
- Sulawesi Selatan
Data ini bersumber dari laporan per 12 Juli 2025 yang menunjukkan daerah-daerah ini sering mengalami banjir.
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker.
Banjir sering kali terjadi di provinsi-provinsi tertentu, sehingga langkah antisipasi menjadi penting untuk melindungi rumah dan keluarga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
