Titik Panas Sumsel Naik 117 per Hari, Risiko Karhutla
Gambar atau konten salah?
Jumlah titik panas di Sumatera Selatan kembali melonjak. Sebelumnya, pada akhir bulan Mei, wilayah ini mencatat 81 titik, yang menjadi rekor tertinggi sepanjang tahun. Namun, data terbaru menunjukkan peningkatan menjadi 117 titik per hari.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman menegaskan bahwa kenaikan ini menandai eskalasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia berkata, “Terjadi peningkatan signifikan angka hotspot pada beberapa hari di akhir Mei ini. Hal ini seiring dengan masuknya musim kemarau di seluruh wilayah Sumsel.”
Perubahan ini terjadi di tengah cuaca panas dan curah hujan yang menurun di banyak daerah. Sudirman menambahkan, “Peningkatan itu harus menjadi perhatian seluruh pemerintah daerah, terutama wilayah yang selama ini rawan terjadi karhutla.”
Hingga 30 Mei 2026, tercatat sebanyak 542 titik panas yang terpantau di Sumsel. Angkanya melonjak signifikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, ujar Sudirman.
Data bulanan menunjukkan: Januari 75 titik, Februari 54 titik, Maret 107 titik, dan April 150 titik. Total hotspot sepanjang tahun ini terpantau di 928 titik. Wilayah dengan jumlah tertinggi adalah Lahat (209 titik), Muara Enim (179 titik), dan Musi Banyuasin (110 titik).
Sudirman berharap pemerintah daerah yang rawan karhutla segera menetapkan status siaga. Status tersebut akan mempersiapkan pemda dalam pencegahan dan penanganan, mengingat beberapa wilayah sudah mengalami karhutla.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan asap atau titik api di sekitar hutan dan perkebunan. Masyarakat juga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api di sekitar kawasan hutan dan perkebunan di wilayahnya.
Dengan peningkatan hotspot yang terus bertambah, langkah pencegahan dan koordinasi antar lembaga menjadi kunci untuk mengurangi risiko kebakaran di Sumatera Selatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
PS Bhayangkara Polda Babel Juara Umum Silat IPSI Cup
Gubernur Jambi Evaluasi Kinerja OPD hingga Triwulan II 2026
Die Another Day Kembali Tayang Minggu Ini
MPLS 2026: 8 Materi Wajib untuk Siswa Baru
Harga Emas Antam Palembang Turun Jadi Rp2.655.000
Petani Lansia Ditemukan Tewas di Rumah, Polisi Imbau Warga Lapor
Berita Terbaru
Garuda Indonesia Ubah Sistem Bagasi per 1 September 2026
Marc Marquez Pole di MotoGP Jerman, Bezzecchi Cedera
Warga Malang Mulai Borong Alat Tulis Jauh Sebelum Sekolah
Ledakan Toko Bangunan di Purwakarta, Satu Tewas
Prabowo: 3-4 Tahun Lagi RI Bisa Hasilkan Bensin dari Tanaman
PS Bhayangkara Polda Babel Juara Umum Silat IPSI Cup
Sensus Ekonomi Aceh Capai 50 Persen, Tertinggi Nasional
Bos Robbak Bon Utang Karyawan, Restoran Malah Makin Laris
