Umat Islam Tingkatkan Doa Akhir Tahun Sebelum Muharram
Gambar atau konten salah?
Menjelang pergantian tahun dalam kalender Hijriah, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah dan doa sebagai ungkapan rasa syukur serta memohon ampun. Salah satu amalan yang sering dilakukan adalah membaca doa akhir tahun Islam.
Doa ini dibaca sebagai permohonan ampun kepada Allah SWT atas kesalahan yang pernah dilakukan selama setahun terakhir. Selain itu, doa ini juga menjadi harapan agar amal ibadah yang telah dikerjakan diterima dan tahun yang akan datang dipenuhi keberkahan.
Menurut laman resmi Nu Online, doa akhir tahun Islam ini dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali. Doa ini biasanya dibaca saat menjelang waktu maghrib tepatnya pada hari terakhir bulan Dzulhijjah yakni sebelum memasuki 1 Muharram atau Tahun Baru Hijriah. Dalam pelaksanaannya, doa ini juga dibaca terlebih dahulu sebelum melanjutkan dengan doa awal tahun.
Berikut bacaan lengkapnya:
اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Allâhumma mâ 'amiltu min 'amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî 'anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ 'alayya bi fadhlika ba'da qudratika 'alâ 'uqûbatî, wa da'autanî ilat taubati min ba'di jarâ'atî 'alâ ma'shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ 'amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa'attanî 'alaihits tsawâba, fa'as'aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha' rajâ'î minka yâ karîm.
Artinya: “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”
Syekh Abdul Hamid, seorang ulama yang dikenal di kalangan masyarakat, menjelaskan bahwa doa akhir tahun memiliki keutamaan yang besar apabila dibaca dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan. Menurutnya, doa ini dianjurkan untuk dibaca sebanyak tiga kali pada akhir tahun Hijriah sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT atas berbagai kesalahan yang telah dilakukan selama setahun.
Beliau juga menerangkan bahwa membaca doa tersebut dapat membuat setan merasa kecewa karena segala upayanya untuk menyesatkan manusia sepanjang tahun seolah menjadi sia-sia. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Kanzun Najah wa As-Surur:
يُقْرَأُ ثَلَاثًا، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَقُولُ: تَعِبْنَا مَعَهُ طُولَ السَّنَةِ، وَأَفْسَدَ فِعْلَنَا فِي سَاعَةٍ وَاحِدَةٍ
Artinya: “Jika doa ini dibaca sebanyak tiga kali, maka sesungguhnya setan akan berkata: Kami telah bersusah payah bersamanya sepanjang tahun, namun dia merusak semua usaha kami hanya dalam sesaat saja.” (Kanzun Najah wa As-Surur [Beirut: Dar Al-Hawi], hlm. 298‑299).
Dengan membaca doa ini, umat dapat menegaskan niatnya untuk memohon ampun, sekaligus menegur setan yang merasa kecewa. Praktik ini menekankan pentingnya kesungguhan dalam memohon ampun, sekaligus menegur setan yang merasa kecewa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
