UTBK SNBT 2026, 160 Soal 195 Menit, Pendaftaran Sudah
Gambar atau konten salah?
UTBK SNBT 2026 sudah resmi dibuka. Ujian ini menjadi jalur masuk bagi mahasiswa di perguruan tinggi negeri. Peserta akan menghadapi dua bagian utama, masing‑masing dengan jumlah soal berbeda.
Komponen pertama adalah Tes Potensi Skolastik (TPS). Dalam TPS terdapat empat sub‑komponen: Penalaran Umum (PU), Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU), Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM), dan Pengetahuan Kuantitatif (PK). Setiap sub‑komponen memiliki jumlah soal yang sama, yaitu 20 soal, kecuali PU yang 30 soal. Semua soal harus dikerjakan dalam waktu 195 menit.
Komponen kedua adalah Tes Literasi. Tes ini terbagi menjadi tiga bagian: Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika. Jumlah soal masing‑masing adalah 30, 20, dan 20. Total soal di seluruh ujian mencapai 160 soal, dan peserta memiliki 195 menit untuk menyelesaikannya.
Berikut rincian lengkap sub‑komponen dan jumlah soal:
- Penalaran Umum (PU) – 30 soal
- Pengetahuan dan Pemahaman Umum (PPU) – 20 soal
- Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM) – 20 soal
- Pengetahuan Kuantitatif (PK) – 20 soal
- Literasi Bahasa Indonesia – 30 soal
- Literasi Bahasa Inggris – 20 soal
- Penalaran Matematika – 20 soal
Untuk dapat mengikuti UTBK SNBT 2026, peserta harus memenuhi beberapa syarat. Pertama, pendaftar harus memiliki akun SNPMB siswa. Jika belum memiliki, pendaftar dapat mendaftarkan diri di portal tersebut menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Selanjutnya, peserta harus:
- Belajar di SMA/SMK/MA atau sederajat pada kelas terakhir 2026 atau peserta didik paket C tahun 2026.
- Sudah lulus SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024 dan 2026, atau lulusan paket C tahun 2024 dan 2025, dengan umur maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.
- Jika belum memiliki ijazah, membawa surat keterangan kelas 12 lengkap dengan identitas diri (nama, kelas, NISN, NPSN), pasfoto terbaru berwarna, tanda tangan kepala sekolah/madrasah, dan stempel/cap sekolah.
- Jika lulusan SMA sederajat dari luar negeri, harus memiliki ijazah yang telah disetarakan.
- Jika mendaftar program studi seni atau olahraga, wajib mengunggah portofolio.
- Memiliki kesehatan yang memadai agar tidak mengganggu proses studi.
- Jika memiliki kebutuhan khusus tunanetra, mengunggah surat pernyataan tunanetra.
- Membayar biaya UTBK sebesar Rp 200 ribu.
Proses pendaftaran dilakukan secara online. Berikut langkah-langkahnya:
- Masuk ke portal SNPMB menggunakan akun yang sudah terdaftar.
- Lengkapi data diri sesuai ketentuan.
- Pilih program studi dan perguruan tinggi yang diinginkan.
- Unggah portofolio bila diperlukan oleh program studi.
- Pilih pusat UTBK yang akan diikuti.
- Bayar biaya pendaftaran UTBK SNBT 2026 sebesar Rp 200 ribu (kecuali bagi pendaftar KIP Kuliah).
- Unduh kartu peserta UTBK SNBT 2026, cetak, dan bawa saat ujian.
Berikut jadwal resmi UTBK SNBT 2026:
- Registrasi akun siswa: 12 Januari 2026 – 7 April 2026.
- Pendaftaran UTBK‑SNBT: 25 Maret 2026 – 7 April 2026.
- Pelaksanaan UTBK: 21 April 2026 – 30 April 2026.
- Pengumuman hasil SNBT: 25 Mei 2026.
- Masa unduh sertifikat UTBK: 2 Juni 2026 – 31 Juli 2026.
Semua informasi di atas penting bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti UTBK SNBT 2026. Dengan memahami komponen tes, syarat pendaftaran, dan jadwal, peserta dapat mempersiapkan diri secara tepat. Semoga informasi ini membantu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026
