UTBK SNBT 2026: Persyaratan, Jadwal, dan Cara Daftar
Gambar atau konten salah?
Mengetahui seberapa ketat persaingan di program studi yang diincar dapat membantu calon mahasiswa mempersiapkan diri lebih matang. Salah satu cara sederhana adalah menghitung keketatan persaingan dengan membandingkan daya tampung dan jumlah peminat tahun sebelumnya.
Data daya tampung 2026 dan peminat 2025 dapat diambil langsung dari laman resmi SNPMB. Setelah memperoleh kedua angka tersebut, hitung persentase keketatan dengan rumus:
keketatan = (daya tampung ÷ peminat tahun sebelumnya) × 100 %
Contoh perhitungan:
- Ilmu Komunikasi UNSRI: daya tampung 89, peminat 1266. Keketatan = 89 ÷ 1266 × 100 % = 7,03 %.
- Ilmu Komunikasi UNILA: daya tampung 100, peminat 1184. Keketatan = 100 ÷ 1184 × 100 % = 8,45 %.
Semakin kecil persentase, semakin tinggi daya saing program tersebut. Dalam contoh di atas, Ilmu Komunikasi UNSRI memiliki keketatan lebih tinggi dibandingkan UNILA.
Untuk memeriksa daya tampung secara detail, kunjungi laman resmi SNPMB. Ikuti langkah berikut:
- Buka https://snpmb.id/.
- Tekan ikon tiga garis di kiri atas layar.
- Pilih menu “UTBK SNBT” lalu klik “Daya Tampung SNBT”.
- Temukan perguruan tinggi yang diinginkan, baik PTN, vokasi, maupun PKIN.
- Setelah memilih kampus, klik “Lihat Prodi”.
- Scroll ke bawah untuk menemukan program studi tujuan.
Di halaman tersebut, Anda dapat melihat data seperti kode prodi, nama, jenjang, daya tampung 2026, peminat 2025, dan kebutuhan portofolio jika ada.
Berikut syarat lengkap pendaftaran UTBK SNBT 2026:
- Peserta harus memiliki akun SNPMB siswa. Jika belum, daftar di https://portal.snpmb.id/Warga.
- WNI yang dapat dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
- Siswa SMA/SMK/MA atau sederajat kelas terakhir 2026 atau peserta paket C tahun 2026.
- Sudah lulus SMA/SMK/MA tahun 2024 atau 2026, atau lulusan paket C tahun 2024 dan 2025, dengan umur maksimal 25 tahun per 01 Juli 2026.
- Bagi yang belum memiliki ijazah, harus membawa surat keterangan kelas 12, identitas diri (nama, kelas, NISN, NPSN), pasfoto terbaru berwarna, tanda tangan kepala sekolah, serta stempel sekolah.
- Untuk lulusan SMA sederajat luar negeri, ijazah harus disetarakan.
- Program seni atau olahraga memerlukan portofolio.
- Memiliki kesehatan memadai.
- Peserta tunanetra wajib mengunggah surat pernyataan tunanetra.
- Biaya UTBK sebesar Rp 200 ribu (kecuali bagi pendaftar KIP Kuliah).
Proses pendaftaran sendiri melibatkan beberapa langkah:
- Login ke portal SNPMB di https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/ dengan akun yang sudah terdaftar.
- Lengkapi data diri.
- Pilih program studi dan perguruan tinggi.
- Unggah portofolio jika diperlukan oleh program studi.
- Pilih pusat UTBK.
- Bayar biaya pendaftaran UTBK SNBT 2026 sebesar Rp 200 ribu (kecuali KIP Kuliah).
- Unduh kartu peserta UTBK SNBT 2026, cetak, dan bawa saat ujian.
Berikut jadwal utama SNBT 2026:
- Registrasi akun siswa: 12 Januari 2026 – 07 April 2026.
- Pendaftaran UTBK‑SNBT: 25 Maret 2026 – 07 April 2026.
- Pelaksanaan UTBK: 21 April 2026 – 30 April 2026.
- Pengumuman hasil SNBT: 25 Mei 2026.
- Masa unduh sertifikat UTBK: 02 Juni 2026 – 31 Juli 2026.
Dengan memahami langkah-langkah ini, calon mahasiswa dapat lebih siap menghadapi proses seleksi dan menilai peluang mereka di program studi pilihan. Persiapan yang matang, mulai dari perhitungan keketatan hingga pendaftaran, dapat meningkatkan kesempatan meraih tempat di universitas yang diimpikan.
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz