Xi Jinping Hubungi Crown Prince Saudi, Tegaskan Selat Hormuz

Dani L. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 127 dibaca
Bisik.id
Xi Jinping Hubungi Crown Prince Saudi, Tegaskan Selat Hormuz

Gambar atau konten salah?

Pada 21 April 2026, President Xi Jinping melakukan panggilan telepon dengan Crown Prince Mohammed bin Salman dari Arab Saudi. Panggilan ini dilaksanakan setelah Xi bertemu dengan Crown Prince of Abu Dhabi di Beijing pekan lalu. Selama percakapan, Xi menegaskan pentingnya mematuhi hukum internasional.

Ia menekankan agar jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap terbuka. “Selat Hormuz harus tetap terbuka untuk pelayaran normal, karena hal ini menjadi kepentingan bersama negara-negara kawasan dan komunitas internasional,” ujarnya.

Xi juga menyatakan bahwa China mendukung negara-negara Timur Tengah untuk menentukan masa depan mereka sendiri. Ia mendorong stabilitas dan perdamaian jangka panjang di kawasan tersebut.

Selain itu, China mengungkapkan kekhawatiran atas meningkatnya ketidakstabilan di sekitar jalur strategis tersebut. Gencatan senjata antara US dan Iran menghadapi tekanan baru setelah US menyita kapal kargo Iranian dan sinyal dari Tehran yang belum bersedia mengikuti pembicaraan damai baru.

Perlu dicatat bahwa China merupakan pembeli utama minyak mentah Iranian. Sejak perang dimulai oleh US dan Israel pada Februari, Iran menutup sebagian besar jalur selat bagi kapal selain miliknya. Washington memberlakukan blokade terhadap kapal Iranian sejak pekan lalu.

Dalam upaya menstabilkan situasi, China menyerukan gencatan senjata segera dan menyeluruh serta menekankan penyelesaian konflik melalui jalur politik dan diplomatik. Kementerian Luar Negeri China mendesak semua pihak untuk mematuhi kesepakatan gencatan senjata.

Perbincangan ini menyoroti kepentingan China dalam menjaga jalur pelayaran dan stabilitas regional, sekaligus mempromosikan solusi diplomatik atas konflik US-Iran.

Xi JinpingMohammed bin SalmanSelat Hormuzpelayaranketidakstabilan regionalUS‑Irangencatan senjata

Komentar

Memuat komentar...