10 Amalan Malam 1 Suro untuk Memulai Tahun Baru di 2026

Wahyu T. · 7 min baca · 1 bulan lalu · 122 dibaca
Bisik.id
10 Amalan Malam 1 Suro untuk Memulai Tahun Baru di 2026

Gambar atau konten salah?

1 Suro menandai pergantian tahun dalam kalender Jawa dan sekaligus menandai masuknya tahun baru dalam kalender Hijriah. Pada malam ini umat Islam memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meninjau kembali diri, memperbanyak ibadah, dan memohon perlindungan serta ampunan kepada Allah SWT.

Malam 1 Suro atau 1 Muharram pada tahun ini dimulai sejak matahari terbenam pada 15 Juni 2026 dan berakhir pada 16 Juni 2026. Menurut kalender Hijriah Indonesia terbitan Kementerian Agama, tanggal 1 Muharram 1448 H/1 Suro 1960 (Ba') jatuh pada tanggal 16 Juni 2026.

Berikut ini kumpulan 10 amalan malam 1 Suro/1 Muharram yang dapat dikerjakan umat Islam, disusun dari berbagai sumber. Setiap amalan memiliki tujuan dan manfaat tersendiri, mulai dari memohon ampunan, memperkuat iman, hingga memperbanyak dzikir.

  1. Membaca Doa Akhir Tahun
  2. Membaca Doa Awal Tahun
  3. Membaca Surat Yasin 3 Kali
  4. Memperbanyak Membaca Al‑Qur’an
  5. Membaca Doa Tobat Nabi Adam AS
  6. Membaca Doa Asmaul Husna
  7. Perbanyak Dzikir dan Istighfar
  8. Melaksanakan Sholat Tasbih dan Wirid Tasbih
  9. Melaksanakan Sholat Sunnah Tobat
  10. Melaksanakan Sholat Hajat

Berikut penjelasan lengkap masing-masing amalan.

1. Membaca Doa Akhir Tahun

Doa akhir tahun menjadi amalan utama malam 1 Suro. Menurut buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, amalan ini dapat melindungi seseorang dari godaan setan dan memohon pengampunan atas dosa setahun sebelumnya.

Doa ini biasanya dibaca setelah sholat Ashar atau sebelum masuk waktu sholat Maghrib. Pada tahun ini, doa akhir tahun dapat dimulai pada 15 Juni 2026 sebelum waktu Maghrib.

Berikut bacaan doa akhir tahun dalam bahasa Arab:

اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتَبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْهَا عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَانَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْ لِي وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْتَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائٍ مِنْكَ يَا كَرِيمُ.

Arab Latin:

Allaahumma maa 'amiltu min 'amalin fii haadzihis sanati maa nahaitanii 'anhu wa lam atub minhu, wa halumta fiihaa 'alayya bi fadhlika ba'da qudratika 'alaa 'uqubatii, wa da'autanii ilat taubati min ba'di jaraanati 'alaa ma'shiyatik. Fa innistaghfartuka faghfir-lii wa maa 'amiltu fiihaa mimmaa tardhaa, wa wa'attanii 'alaihits tsawaaba, fa as-aluka an tataqabbala minnii wa laa taqtha' rajaa-ii minka yaa kariim.

Artinya: “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang, sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu, sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatanku yang Kau perintahkan untuk tobat sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

2. Membaca Doa Awal Tahun

Setelah memasuki tahun baru, umat muslim juga sebaiknya membaca doa awal tahun. Seperti doa akhir tahun, ibadah ini juga menjadi amalan utama malam 1 Muharram. Barang siapa yang membaca doa awal tahun sebanyak tiga kali, maka Allah SWT akan memerintahkan dua malaikat untuk melindunginya dari fitnah dan tipu daya setan selama setahun mendatang.

Doa awal tahun dapat dibaca pada malam tanggal 15 Juni 2026 setelah waktu Maghrib. Berikut bacaan doanya dalam bahasa Arab:

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِي الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَجُودِكَ الْمُعَوَّلِ. وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ إِلَيْنَا، نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُودِهِ وَالْعَوْنِ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالْاشْتِغَالِ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحَبْهِ وَسَلَّمَ.

Arab Latin:

Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wasallam. Allaahumma antal abadiyul qadiimul awwalu wa 'alaa fadhlikal 'azhiimi wa juudikal mu-awwal. Wa haadzaa 'aamun jadiidun qad akbala ilainaa. Nas-alukal 'ishmata fiihi minasy syaithaani wa auliyaa-ihi wajunuudihii wal 'auni 'alaa hadzihin nafsil ammaarati bissuu-i wal ishtighaali bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa yaa dzal jalaali wal ikraam, yaa arhamar raahimiin. Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'aala aalihi wa shahbihii wasallam.

Artinya: “Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, serta keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan, hanya kepada anugerah-Mu yang agung dan kedermawanan-Mu yang menjadi tempat bergantung. Dan, inilah tahun baru yang benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, pembantu-pembantunya, dan bala tentaranya. Dan, kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan, dan agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, wahai Dzat Yang Maha Pengasih di antara mereka yang mengasihi. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW serta keluarga dan sahabatnya.”

Doa ini dibaca sebanyak tiga kali saat memasuki tahun baru Hijriah.

3. Membaca Surat Yasin 3 Kali

Amalan utama malam 1 Suro juga meliputi membaca surat Yasin. Tradisi ini sudah dikenal luas di kalangan muslim Indonesia, biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid setelah sholat Maghrib.

Surat Yasin dianjurkan dibaca tiga kali pada malam pergantian tahun. Membaca surat ini dipercaya dapat menghapus dosa, memohon keberkahan, dan memperkuat hubungan dengan Allah.

4. Memperbanyak Membaca Al‑Qur’an

Selain membaca surat Yasin, malam 1 Muharram juga menjadi waktu untuk memperbanyak membaca Al‑Qur’an. Membaca Al‑Qur’an di malam ini dianggap sebagai bentuk introspeksi diri dan cara mendekatkan diri kepada Allah SWT.

5. Membaca Doa Tobat Nabi Adam AS

Di malam 1 Muharram, umat Islam dapat membaca doa tobat Nabi Adam AS. Para ulama menganjurkan bertobat di bulan Muharram agar kita memulai tahun dengan hati bersih dan jauh dari dosa.

Berikut bacaan doa Nabi Adam AS dalam bahasa Arab:

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَسِرِينَ.

Arab Latin:

Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam tagfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.

Artinya: “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.” (QS Al‑A'raf: 23)

6. Membaca Doa Asmaul Husna

Doa Asmaul Husna juga menjadi amalan utama malam 1 Muharram. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Sungguh dia telah meminta kepada Allah dengan nama-Nya yang Agung, yang apabila diminta dengan menyebut-Nya, pasti akan diberi dan apabila berdoa dengan menyebut-Nya pasti akan dikabulkan.” (HR. Ibnu Majah no. 3.857).

Berikut bacaan doanya dalam bahasa Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ الْأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلا يُولَدْ وَلا يَكُونُ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ.

Arab Latin:

Allaahumma innii as-aluka bi-annaka antallaahul ahadus shamadu, alladzii lam yalid wa lam yuulad, wa lam yakul lahu kufuwan ahad.

Artinya: “Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, bahwasanya Engkau adalah Allah Yang Maha Esa, Yang Bergantung pada-Nya segala sesuatu, yang tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.”

7. Perbanyak Dzikir dan Istighfar

Malam pergantian tahun menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak dzikir sebagai bentuk introspeksi diri. Amalan ini membantu mendekatkan hati kepada Allah SWT dan membuka tahun baru dengan ketenangan batin.

Salah satu dzikir yang dapat dibaca adalah Sayyidul Istigfar. Dzikir ini termasuk salah satu amalan utama malam 1 Muharram.

Berikut bacaan Sayyidul Istigfar dalam bahasa Arab:

اللهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.

Arab Latin:

Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A-'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu-u laka bini'matika 'alayya wa abuu-u laka bi-dzanbii, faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta.

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah Menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab, tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu.”

8. Melaksanakan Sholat Tasbih dan Wirid Tasbih

Sholat tasbih dan wirid tasbih merupakan amalan utama malam 1 Muharram. Hadits Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa sholat ini dapat menghapus dosa yang lalu dan yang akan datang.

Berikut tata cara pelaksanaannya menurut Gus Baha:

1. Setelah membaca Al‑Fatihah dan masih berdiri, bacalah tasbih sebanyak 15 kali: Subhânallah, wal hamdu lillah, wa lâ ilâha illallah, wallahu akbar.

2. Dalam rukuk, bacalah tasbih 10 kali.

3. Ketika sujud, bacalah tasbih sebanyak 70 kali. Rinciannya:

  • Sujud: bacalah 10 kali.
  • Bangkit dari sujud: bacalah 10 kali.
  • Ulang sujud: bacalah 10 kali.
  • Bangkit lagi: bacalah 10 kali.

Sholat ini terdiri dari empat rakaat, di mana setiap rakaat dibacakan Al‑Fatihah dan satu surat.

9. Melaksanakan Sholat Sunnah Tobat

Sholat sunnah Tobat dapat dikerjakan pada malam 1 Suro. Sholat ini bertujuan untuk bertobat atau memohon ampunan kepada Allah SWT, khususnya bagi mereka yang merasa telah berbuat dosa. Sholat ini juga menegaskan janji tidak mengulangi perbuatannya lagi.

10. Melaksanakan Sholat Hajat

Sholat Hajat dapat dikerjakan kapan saja, termasuk pada malam hari. Umat muslim boleh mengerjakan sholat Hajat pada malam 1 Suro. Sholat ini dikerjakan ketika memiliki keinginan tertentu atau mencari jalan keluar atas masalah yang tengah dihadapi. Sholat Hajat sangat dianjurkan untuk dikerjakan sebanyak 12 rakaat dengan salam di setiap dua rakaat.

Itulah kumpulan amalan malam 1 Suro/1 Muharram yang dapat dikerjakan umat Islam. Dengan melaksanakan amalan-amalan tersebut, diharapkan seseorang dapat memulai tahun baru dengan hati bersih, meningkatkan kedekatan dengan Allah, dan memohon perlindungan serta ampunan atas segala dosa.

Berikut referensi yang digunakan dalam penulisan artikel ini:

  • Buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid.
  • Buku Doa & Zikir Sepanjang Tahun yang disusun oleh H Hamdan Hamedan, MA.
  • Akunt Instagram Alumnus Pesantren Darul Zahra Tarim Hadramaut, Yaman, Ustazah Halimah Alaydrus (@halimahalaydrus).
  • Laman Badan Amil Zakat Nasional berjudul Amalan Malam 1 Muharram: Menyambut Tahun Baru Islam dengan Ibadah.
  • Laman Nahdlatul Ulama (NU Online) berjudul Gus Baha Berikan Amalan Penghapus Dosa di Malam Tahun Baru Islam.
  • Laman Kementerian Agama (Kemenag) RI, berjudul Cara Shalat Hajat Lengkap dengan Niat dan Doanya.

Dengan memahami dan melaksanakan amalan-amalan ini, umat Islam dapat memanfaatkan malam pergantian tahun sebagai momen introspeksi, memperkuat iman, dan memohon rahmat serta ampunan kepada Allah SWT.

1 SuroAmalanDoa Akhir TahunSholat TasbihZikirMuharramIbadah Tahun Baru

Komentar

Memuat komentar...