10 Jenis Beras Populer di Dunia dan Cara Mengolahnya
Gambar atau konten salah?
Beras tetap menjadi bahan pangan utama di dunia, khususnya di kawasan Asia. Selain menyajikan energi, beras mengandung karbohidrat kompleks, vitamin, dan mineral penting bagi tubuh. Meskipun seringkali dianggap satu jenis saja, ada banyak varietas beras yang memiliki karakteristik berbeda, mulai dari bentuk, aroma, hingga cara memasaknya. Berikut ini daftar sepuluh jenis beras yang populer di seluruh dunia, lengkap dengan keunikan dan cara terbaik mengolahnya.
-
Beras Basmati – Berbulir panjang dan aroma khas, beras ini berasal dari India dan Pakistan. Basmati biasanya dipakai untuk hidangan seperti biryani dan pilaf. Saat dimasak dengan benar, teksturnya tetap ringan dan butirannya tidak saling menempel. Proses memasaknya memerlukan pembilasan berulang serta takaran air yang tepat agar butirannya tetap panjang dan terpisah. Basmati cocok dipadukan dengan kari, daging panggang, maupun olahan kacang-kacangan karena rasanya tidak mendominasi.
-
Beras Jasmine – Berasal dari Thailand, beras ini memiliki tekstur lembut serta sedikit lengket setelah dimasak. Berbeda dengan basmati, beras jasmine cenderung menyatu sehingga cocok untuk hidangan berkuah seperti kari atau tumisan khas Asia Tenggara. Aromanya wangi dan rasanya ringan. Untuk mempertahankan kandungan patinya, beras jasmine biasanya tidak dicuci terlalu lama. Karakteristiknya yang mudah menyerap bumbu membuatnya sering dijadikan pendamping berbagai masakan berbumbu kuat.
-
Beras Arborio – Berbutir pendek, beras ini sangat populer dalam masakan Italia, terutama risotto. Kandungan patinya tinggi, sehingga menghasilkan tekstur creamy saat dimasak. Proses memasaknya dilakukan dengan cara dipanaskan perlahan sambil terus diaduk agar cairan terserap secara bertahap. Bagian dalamnya tetap sedikit kenyal, sementara bagian luarnya lembut. Beras ini cocok dipadukan dengan keju, jamur, atau seafood untuk menghasilkan cita rasa yang kaya dan tekstur khas.
-
Beras Carnaroli – Sering disebut sebagai raja beras dari Italia karena kualitasnya yang unggul. Kandungan patinya lebih tinggi dibandingkan arborio, tetapi tetap mampu mempertahankan bentuknya saat dimasak. Hal ini membuatnya ideal untuk hidangan risotto kelas atas dengan tekstur lembut namun butiran tetap utuh. Beras ini memberikan keseimbangan antara kekentalan dan struktur, sehingga banyak digunakan oleh koki profesional untuk menciptakan hidangan yang lebih presisi dan berkelas.
-
Beras Brown (Cokelat) – Beras utuh ini masih memiliki lapisan dedak dan embrio, sehingga kaya serat, vitamin, dan mineral. Teksturnya lebih kenyal dengan rasa sedikit gurih alami. Karena minim proses pengolahan, waktu memasaknya lebih lama dibanding beras putih. Beras ini cocok dipadukan dengan sayuran, kacang-kacangan, maupun protein tanpa lemak. Selain menyehatkan, rasanya yang khas membuatnya cocok untuk berbagai hidangan sederhana maupun modern.
-
Beras Ketan (Glutinous Rice) – Beras ketan sangat populer diolah menjadi berbagai hidangan di Asia. Dikenal dengan teksturnya yang sangat lengket karena kandungan pati tinggi. Meski disebut glutinous, beras ini tidak mengandung gluten. Biasanya dimasak dengan cara dikukus, bukan direbus, untuk menghasilkan tekstur padat dan mudah dibentuk. Beras ketan banyak digunakan dalam hidangan Asia, baik manis seperti kue tradisional maupun gurih seperti dumpling. Kemampuannya menyatu membuatnya unik dan fleksibel untuk berbagai olahan.
-
Beras Bomba – Berasal dari Spanyol, beras ini terkenal dalam hidangan paella. Bomba mampu menyerap cairan hingga tiga kali lipat tanpa menjadi lembek. Meski menyerap banyak kaldu, butirannya tetap utuh dan terpisah. Proses memasaknya membutuhkan perhatian agar cairan terserap merata. Keunggulan ini membuat beras bomba mampu menyerap rasa dari bumbu tanpa kehilangan teksturnya, sehingga menghasilkan hidangan yang kaya rasa dan berkarakter.
-
Beras Hitam (Forbidden Rice) – Warna ungu kehitaman beras ini disebabkan oleh kandungan antioksidan tinggi, terutama antosianin. Dahulu, beras ini hanya dikonsumsi oleh kalangan bangsawan sehingga dijuluki forbidden rice. Setelah dimasak, warnanya menjadi ungu gelap dengan rasa sedikit manis dan gurih. Beras ini cocok untuk hidangan manis seperti puding maupun sajian gurih seperti salad. Selain unik secara visual, kandungan nutrisinya juga lebih tinggi dibanding beras biasa.
-
Beras Sona Masuri – Beras berbutir sedang yang populer di India Selatan. Teksturnya ringan dan mudah dicerna, sehingga sering digunakan untuk konsumsi sehari-hari. Rasanya lembut dengan aroma ringan, cocok untuk berbagai hidangan seperti nasi putih, nasi berbumbu, hingga makanan fermentasi. Waktu memasaknya relatif cepat, sehingga praktis digunakan. Beras ini juga mudah dipadukan dengan lauk berkuah atau sambal khas India.
-
Beras Merah (Red Rice) – Warna kemerahan beras merah berasal dari lapisan dedaknya yang masih utuh. Teksturnya lebih keras dibanding beras putih dan membutuhkan waktu memasak lebih lama. Rasanya cenderung gurih dan sedikit kacang-kacangan. Kaya serat dan nutrisi, beras merah banyak digunakan dalam pola makan sehat. Umumnya disajikan bersama kari berbasis santan atau lauk sederhana. Karakteristiknya yang khas membuatnya berbeda dari jenis beras lainnya, baik dari segi rasa maupun manfaat.
Setiap jenis beras memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi asal-usul, tekstur, maupun cara pengolahannya. Dari beras premium seperti basmati hingga beras tradisional seperti merah, semua memiliki peran penting dalam berbagai masakan di seluruh dunia. Memahami karakteristik masing-masing beras dapat membantu kita memilih bahan yang tepat untuk hidangan yang diinginkan, sekaligus menambah variasi rasa dan nilai gizi dalam menu harian. Dengan pengetahuan ini, memasak beras tidak lagi sekadar menunggu air mendidih, melainkan menjadi proses kreatif yang menyesuaikan tekstur dan aroma sesuai selera.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
