12 Mei 2026 = 24 Dzulqa'dah 1447 H: Panduan Konversi Tanggal
Gambar atau konten salah?
Selasa 12 Mei 2026 jatuh pada 24 Dzulqa'dah 1447 H dalam kalender Hijriah. Banyak orang bertanya tentang konversi tanggal ini, terutama bagi yang ingin menyesuaikan ibadah dan hari penting keagamaan. Penanggalan Hijriah berbeda dengan kalender Masehi, sehingga konversi diperlukan.
Menurut konversi yang disusun oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 12 Mei 2026 sama dengan 24 Dzulqa'dah 1447 H. Bulan Dzulqa'dah dan Dzulhijjah saling berdekatan pada periode Mei 2026, sehingga satu bulan Masehi mencakup dua bulan Hijriah.
Berikut rincian kalender Hijriah sepanjang bulan Mei 2026:
- 1 Mei 2026: 13 Dzulqa'dah 1447
- 2 Mei 2026: 14 Dzulqa'dah 1447
- 3 Mei 2026: 15 Dzulqa'dah 1447
- 4 Mei 2026: 16 Dzulqa'dah 1447
- 5 Mei 2026: 17 Dzulqa'dah 1447
- 6 Mei 2026: 18 Dzulqa'dah 1447
- 7 Mei 2026: 19 Dzulqa'dah 1447
- 8 Mei 2026: 20 Dzulqa'dah 1447
- 9 Mei 2026: 21 Dzulqa'dah 1447
- 10 Mei 2026: 22 Dzulqa'dah 1447
- 11 Mei 2026: 23 Dzulqa'dah 1447
- 12 Mei 2026: 24 Dzulqa'dah 1447
- 13 Mei 2026: 25 Dzulqa'dah 1447
- 14 Mei 2026: 26 Dzulqa'dah 1447
- 15 Mei 2026: 27 Dzulqa'dah 1447
- 16 Mei 2026: 28 Dzulqa'dah 1447
- 17 Mei 2026: 29 Dzulqa'dah 1447
- 18 Mei 2026: 1 Dzulhijjah 1447
- 19 Mei 2026: 2 Dzulhijjah 1447
- 20 Mei 2026: 3 Dzulhijjah 1447
- 21 Mei 2026: 4 Dzulhijjah 1447
- 22 Mei 2026: 5 Dzulhijjah 1447
- 23 Mei 2026: 6 Dzulhijjah 1447
- 24 Mei 2026: 7 Dzulhijjah 1447
- 25 Mei 2026: 8 Dzulhijjah 1447
- 26 Mei 2026: 9 Dzulhijjah 1447
- 27 Mei 2026: 10 Dzulhijjah 1447
- 28 Mei 2026: 11 Dzulhijjah 1447
- 29 Mei 2026: 12 Dzulhijjah 1447
- 30 Mei 2026: 13 Dzulhijjah 1447
- 31 Mei 2026: 14 Dzulhijjah 1447
Kalender ini membantu umat Islam menentukan kapan hari-hari penting, termasuk hari-hari yang memiliki nilai ibadah tertentu.
Di bulan Dzulqa'dah, yang merupakan salah satu bulan haram, terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan. Berikut daftar amalan tersebut, yang diambil dari buku “Kalender Ibadah Sepanjang Tahun” oleh Ust. Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid:
- Mandi Sunnah dan Berwudhu
Umat Islam disunnahkan untuk mandi bersih dan suci di hari pertama bulan ini. Niat mandi sunnah diharapkan membawa keutamaan sepanjang bulan. - Shalat Sunnah
Amalan berikut melibatkan shalat sunnah empat rakaat dengan dua kali salam. Setiap rakaat setelah al‑Faatihah, bacalah surat al‑Ikhlas tiga kali, an‑Naas tiga kali, dan al‑Falaq satu kali. Setelah salam terakhir, bacalah Istighfar tujuh puluh kali. Kemudian bacalah doa berikut:
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِي الْعَظِيمِ
Laa haulaa wa laa quwwata ilaa billahil 'aliyyil 'azhiimi.
Artinya: “Tiada daya dan tiada kekuatan, kecuali karena pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Agung.”
Selanjutnya bacalah doa berikut:
يَا عَزِيزُ يَا غَفَّارُ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَذُنُوْبَ جَمِيعِ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.
Yaa 'aziizu yaa ghaffaaru, ighfirlii dzunuubii wa dzunuuba jamii'il mu'miniina wal mu'minaat. Fa innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya: “Wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Maha Pengampun, ampuni dosa-dosaku serta dosa-dosa mukminin dan mukminat. Sebab, tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa, kecuali Engkau.”
- Berpuasa pada Tanggal 25 Dzulqa'dah
Amalan ini didasarkan pada cerita Al‑Hasan bin Ali al‑Wasysya’, yang menyebutkan bahwa pada malam 25 Dzulqa'dah merupakan malam kelahiran Nabi Ibrahim dan Nabi Isa. Menurut cerita, orang yang berpuasa pada hari ini mendapat pahala setara berpuasa 60 bulan. - Berdzikir dan Berdoa pada Malam 15 Dzulqa'dah
Para ulama menganggap malam 15 Dzulqa'dah malam yang penuh berkat. Allah memandang semua umat mukmin dengan rahmat, memberi seratus pahala kepada orang yang beramal dalam ketaatan. Oleh karena itu, dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa pada malam ini. - Qiyamul Lail
Menurut beberapa ahli hadits, malam tanggal 25 Dzulqa'dah adalah malam ketika bumi dibentangkan dari bawah Ka'bah di atas air. Malam ini dianggap mulia, di mana rahmat Allah turun. Orang yang bangun malam untuk beribadah memperoleh pahala yang tidak terhingga. - Berpuasa Ayyamul Bidh
Amalan sunnah lainnya adalah puasa Ayyamul Bidh, yang dilaksanakan pada pertengahan bulan, yaitu tanggal 13, 14, dan 15. Puasa ini menambah nilai ibadah di bulan haram.
Dengan mengetahui konversi tanggal dan amalan sunnah yang dianjurkan di bulan Dzulqa'dah, umat dapat menyesuaikan jadwal ibadahnya. Menjalankan amalan sunnah pada hari-hari tertentu dapat menambah pahala dan memperkuat hubungan spiritual. Keterangan kalender ini juga membantu dalam perencanaan kegiatan keagamaan, seperti puasa, shalat, dan dzikir pada waktu yang tepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
