57 Biksu Tiba di Pura Mangkunegaran, Siap Persiapan Waisak

Ika P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 106 dibaca
Bisik.id
57 Biksu Tiba di Pura Mangkunegaran, Siap Persiapan Waisak

Gambar atau konten salah?

Puluhan biksu thudong tiba di Pura Mangkunegaran pada hari Sabtu, 23 Mei 2026. Sebanyak 57 biksu masuk ke kompleks pada pukul 15.34 WIB.

Para biksu datang dari Vihara Dhamma Sundara di Pucangsawit, Jebres. Beberapa berjalan kaki, sementara yang lain menaiki bus. Mereka menempuh rute yang panjang sebelum mencapai Pura Mangkunegaran.

Setibanya, mereka berbaris satu per satu dan masuk melalui gerbang utama. Di Pendopo Ageng, KGPAA Mangkunegara X sudah menunggu. Ia memakai beskap berwarna hijau, menandakan kedatangan penting.

Setelah masuk, para biksu duduk di kursi yang telah disediakan. Acara dimulai dengan tarian Gambyong yang dipimpin oleh lima penari. Suasana penuh hormat dan damai terasa di udara.

Perwakilan biksu Indonesia, Bante Tejapunno Mahathera, mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat. Ia berkata, "Terima kasih untuk semua sarana fasilitas yang diberikan semenjak kami memasuki area Keraton, dan juga tentunya harapan kami semua para biksu yang hadir juga membawa manfaat bagi semuanya," sambil menegaskan bahwa 57 biksu hadir dalam perjalanan.

Bante juga memohon doa agar perjalanan menuju Candi Borobudur dapat berjalan dengan selamat dan sehat. Ia menambahkan, "Kami juga memohon doanya supaya perjalanan nanti dari tempat ini untuk melanjutkan sampai di Candi Agung Borobudur bisa berjalan dengan selamat, dengan kondisi yang sehat. Sekali lagi kami sampaikan banyak terima kasih juga yang tidak terhingga kepada Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama, juga TNI-Polri yang telah mengawal perjalanan ini dengan baik, dengan aman," ungkapnya.

Selanjutnya, ia menyerukan agar semua berpikir jernih, positif, dan berbicara bijak. Ia menegaskan, "Kami selalu juga menyerukan supaya kita semuanya senantiasa berpikir jernih, berpikir dengan positif, bertutur kata dengan bijak, berperilaku dengan bajik, untuk manfaat kebaikan, kebahagiaan yang menjadi harapan kita semua. Semoga kebajikan yang kita lakukan ini juga selain membawa manfaat bagi diri sendiri, juga membawa manfaat bagi lingkungan, bagi masyarakat, bagi bangsa, negara, dan bahkan bagi perdamaian dunia," pungkasnya.

Di sisi lain, KGPAA Mangkunegara X menyatakan rasa terhormat atas kedatangan para biksu dari empat negara. Ia berkata, "Yang Mulia para bhante, para tamu yang kami hormati dari Malaysia, Laos, Thailand, dan Indonesia. Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk menyambut Anda sekalian di kota kami, Kota Solo, di Pura Mangkunegaran, dalam rangkaian perjalanan suci ini sebagai persiapan menyambut perayaan Waisak," terangnya.

Ia juga memuji perjalanan panjang para biksu yang dimulai dari Denpasar, melintasi pulau, kota, dan desa, hingga akhirnya tiba di Surakarta. Ia menegaskan, "Atas nama masyarakat Solo, kami menyampaikan rasa hormat dan takzim yang setinggi-tingginya kepada para biksu yang terhormat atas dedikasi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjalankan perjalanan spiritual yang panjang ini. Mulai dari Denpasar, melintasi pulau, kota-kota, dan desa-desa, hingga akhirnya tiba di Surakarta hari ini," pungkasnya.

Acara ini menandai persiapan bagi perayaan Waisak, sekaligus menjadi bagian penting dari perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur. Kehadiran biksu dari berbagai negara memperkuat ikatan antarbudaya dan menegaskan komitmen bersama untuk perdamaian dan kesejahteraan.

Biksu ThudongPura MangkunegaranKGPAA Mangkunegara XCandi BorobudurWaisakPerpaduan BudayaPerjalanan Spiritual

Komentar

Memuat komentar...