Aktor Korea Lee Sang Bo Meninggal, Penyebab Belum Diketahui
Gambar atau konten salah?
Lee Sang Bo, aktor Korea Selatan berusia 44 tahun, ditemukan tidak bernyawa pada 26 March 2026. Polisi menerima laporan dari saudaranya dan belum mengungkap penyebab pasti kematiannya. Pihak agensinya masih mengonfirmasi situasi tersebut.
Keputusan untuk menghapus profil media sosialnya menambah ketidakpastian. Banyak publik yang bertanya-tanya apakah ia memang sengaja menghilangkan jejak digitalnya sebelum meninggal.
Karier Lee dimulai pada 2006 dengan debut di drama Transparent Human: Chang Jang-su. Ia juga pernah tampil dalam film Secretly, Greatly, namun tidak banyak proyek populer yang menonjol sepanjang kariernya.
Di tahun 2022, Lee menjadi sorotan karena tuduhan penggunaan narkoba. Tuduhan tersebut dibatalkan setelah hasil tes menunjukkan negatif. Meski begitu, ia mengungkapkan rasa frustrasinya tentang situasi tersebut.
"Minum alkohol karena aku tidak bisa mengendalikan pikiranku bahkan dengan pengobatan jangka panjang adalah awal dari insiden tersebut. Dengan dukungan kalian, aku akan mengatasi ini," katanya di media sosial, sambil berjanji akan kembali.
Lee juga pernah mengungkapkan kesulitan pribadi yang mendalam. Ia kehilangan saudara perempuannya dalam kecelakaan lalu lintas saat masih SMA. Duka tersebut berlanjut ketika kedua orang tuanya meninggal pada 2010, yang membuatnya mengalami tekanan mental dan harus menjalani perawatan.
Setelah beberapa tahun hiatus, Lee kembali ke dunia akting lewat drama The Marching Sisters dan The Elegant Empire. Namun, kabar kematiannya datang secara tiba-tiba, mengejutkan publik dan netizen yang menyimak perjalanan hidupnya.
Jenazah Lee akan dimakamkan di Balai Pemakaman Pusat di Pyeongtaek, Provinsi Gyeonggi.
Kasus ini menyoroti betapa kompleksnya kehidupan selebriti di balik layar. Kematian Lee Sang Bo mengingatkan kita bahwa tekanan mental dan kehilangan pribadi dapat memengaruhi seseorang secara mendalam, meskipun ia tampak sukses di dunia hiburan. Kejadian ini juga menegaskan pentingnya penyelidikan menyeluruh ketika penyebab kematian masih belum jelas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026