Al Ittihad & Al Qadsiah Target Salah dari Liverpool
Gambar atau konten salah?
Bandung – Dua klub sepak bola Arab Saudi dikabarkan sedang menargetkan penarikan Mohamed Salah dari Liverpool pada akhir musim ini.
Meski Salah masih memiliki kontrak hingga musim panas 2027, ia dan klub setuju untuk mengakhiri hubungan lebih awal, yakni pada musim panas 2026.
Berita ini datang setelah laporan tentang dua klub, Al Ittihad dan Al Qadsiah, yang mulai menaruh minat pada pemain asal Mesir. Al Ittihad sudah lama memantau Salah, dengan pencarian yang berlangsung selama dua musim terakhir. Di Anfield, Salah tetap menjadi andalan tim.
Menurut kabar, Al Ittihad bersedia menawarkan gaji sebesar 1,2 juta Pounds per pekan, setara Rp 27,5 miliar. Kedua klub bersiap menawar kontrak dua tahun dengan bayaran 100 juta Euro per musim, atau Rp 1,9 triliun.
Di antara dua klub, Al Ittihad tampak lebih unggul dalam upaya mendapatkan pemain berusia 33 tahun tersebut. Klub ini membutuhkan mesin gol baru setelah Benzema pindah ke Al Hilal.
Dengan tawaran besar dan kebutuhan gol, kedua klub Arab Saudi menyiapkan strategi untuk menarik Mohamed Salah sebelum musim baru dimulai.
Pergerakan ini menandai langkah penting bagi Al Ittihad yang ingin memperkuat lini depan, sementara Al Qadsiah juga berusaha menyesuaikan diri dengan pemain bintang dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
