Aminah 57 Tahun Meninggal, Suspek Sate Kiriman Tanpa Penjelasan

Dewi M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 104 dibaca
Bisik.id
Aminah 57 Tahun Meninggal, Suspek Sate Kiriman Tanpa Penjelasan

Gambar atau konten salah?

Aminah (57) warga Sindon, Ngemplak, Boyolali, meninggal setelah mengonsumsi sate kiriman dari orang yang tidak dikenal. Kematian ini masih menjadi misteri karena hasil autopsi dari Biddokkes Polda Jawa Tengah belum keluar.

Kuasa hukum keluarga almarhumah, Wiwik Dwi Habsari, mengabarkan bahwa makam korban sudah diekshumasi oleh kepolisian. Menurutnya, penyelidikan sebab pasti masih berlangsung.

“Mudah‑mudahan nanti pihak kepolisian segera membuka tabir (penyebab kematian korban). Karena pihak kepolisian juga bertanggung jawab atas apa yang sudah menjadi tanggung jawabnya. Mudah‑mudahan dalam waktu dekat sudah ada hasilnya,” kata Wiwik Dwi Habsari kepada pihak media pada 02 Juni 2026.

Dia juga menegaskan bahwa keluarga merasa ada kejanggalan dengan kematian ibunya.

“Kejanggalannya karena apa? Malam sebelum peristiwa itu (korban ditemukan meninggal), kan sempat dikirimi makanan oleh seseorang,” jelasnya.

Menurut kronologi, pada 18 Mei 2026 malam, korban menerima kiriman sate dari seseorang yang tidak dikenal. Anak korban sudah menyarankan agar sate tersebut tidak dimakan karena pengirimnya tidak jelas.

“Ibu, untuk makanan ini jangan dimakan. Karena memang itu pengirimnya tidak jelas. Dari seseorang mana kan enggak jelas,” kata anak tersebut.

Namun, ia kemudian memberi izin kepada ibunya: “ya sudah kalau memang disuruh buang iya saya buang.”

Awalnya, anak tersebut sempat berucap, “Wah, makanan enak kok enggak dimakan,”

“Sudah engkak usah (dimakan) besok saya belikan saja, Bu.”,

“Oh ya Yo wes nek ngono” sambungnya.

Meski begitu, diduga ibunya tetap memakan sate tersebut.

Pada 19 Mei 2026 pagi sekitar pukul 07.00 WIB, korban ditemukan sudah meninggal. Anaknya menemukan ibunya tergeletak di ruang tengah, di depan televisi.

“Jadi, yang keluarga ketahui bahwa orang tuanya pada saat itu pagi jam 7 pagi ketika anaknya mau ngantar cucunya, nitipkan cucunya ke rumah, ternyata almarhumah sudah engkak ada (meninggal), sudah terbujur kaku dengan mengeluarkan muntahan sama sedikit busa di mulut.”,

Tetangga yang ikut mengangkat jenazah menambahkan bahwa korban terbujur kaku, muntahan, dan busa di mulut.

Selain itu, sejumlah ayam milik korban juga ditemukan mati. Diduga akibat makan sate tersebut.

“Iya. Itu pagi setelah kejadian itu memang ada ayam (milik korban) mati, kalau jumlahnya pastinya berapa kami juga kurang paham simpang siur,”

“Yang pasti kemarin pihak Forensik sudah mengambil sampel baju bekas muntahan sama satu ekor ayam yang mati,”

Wiwik menambahkan bahwa korban biasanya tinggal sendiri di rumah tersebut. Suaminya meninggal dunia sekitar 6 bulan lalu. Anak-anaknya sudah berumah tangga dan tinggal di daerah lain, namun masih berada di dekat kampung ibunya.

Kasus ini menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap makanan kiriman yang tidak dikenal. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwenang. Penyelidikan masih berlangsung, dan hasil autopsi akan memberikan kejelasan mengenai penyebab kematian Aminah.

Aminahsate kirimanautopsi Biddokkespenyelidikan kematiankewaspadaan makananKepolisian Polda Jawa Tengahmuntahan

Komentar

Memuat komentar...