Anak 8 Tahun Cibinong Temani Ular King Koros di Rumah
Gambar atau konten salah?
Meisa Arifa Kartiwa, yang lebih dikenal dengan Caca, adalah siswi berusia 8 tahun dari Desa Cimaskara, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. Ia menjadi sorotan karena kebiasaannya bersahabat dengan ular, terutama King Koros.
Hubungan Caca dengan reptil dimulai sejak ia berusia 3 tahun. Ayahnya, Jepi Kartiwa, sering membawa ular hasil penyelamatan ke rumah. “Jadi di sini banyak ular yang masuk rumah warga. Saya evakuasi dan bawa ke rumah. Ternyata anak saya mulai tertarik dan coba-coba pegang ular,” ujar Jepi pada Senin, 27 April 2026.
Pada tahun 2025, Jepi berhasil mendapatkan seekor King Koros dengan panjang 1,4 meter. Setelah dijinakkan, ular tersebut dirawat oleh Caca. Kini, ular itu telah tumbuh menjadi lebih dari 2 meter dan menjadi sahabat dekat Caca.
“Dari banyak ular di rumah, yang paling disayang itu ular King Koros namanya Zoro,” ungkap Caca. Ia menambahkan bahwa Zoro tidak hanya menjadi teman bermain, tetapi juga menemani tidur Caca di malam hari.
“Ular yang tidak berbisa itu tidak hanya diajak bermain, tetapi juga menjadi teman tidur Caca saat malam hari. Sampai tidur juga kadang ditemani ular kesayangannya. Dibiarkan itu karena ularnya memang jenis yang tidak berbisa. Kalau ular berbisa saya larang. Bahkan untuk sekadar memegang juga belum diizinkan sebelum paham bagaimana menangani ular berbisa,” jelas Caca.
Ketika Caca menangkap ular baru yang dievakuasi dari rumah warga, ia langsung membuat ular tersebut menjadi tenang. “Pernah dapat ular baru evakuasi dari rumah warga. Begitu dipegang sama Caca langsung nurut ularnya, jadi tenang. Mungkin karena sudah lama dengan ular, jadi bisa memahami karakter ular,” tambahnya.
Keinginan Caca untuk menjadi pawang ular terlihat jelas. “Cita-citanya ingin jadi pawang ular, karena kan jarang perempuan jadi pawang ular. Makanya dari sekarang belajar jenis ular, bagaimana menangkap dan merawat ular, supaya tidak hanya modal berani tapi berpengetahuan juga,” pungkasnya.
Peristiwa ini tidak pertama kali memancing perhatian publik. Sebelumnya, video Caca membawa King Koros di dalam tasnya menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Caca masih mengenakan seragam SD dan ditemani seorang bocah laki-laki. Saat seseorang bertanya isi tas, Caca dengan tenang menunjukkan ular tersebut.
Video tersebut menampilkan Caca memegang ular tanpa rasa takut, menegaskan kenyamanan dan kepercayaan yang ia miliki terhadap reptil. Momen ini menunjukkan betapa kuatnya hubungan antara anak muda dan hewan yang biasanya dianggap menakutkan.
Keberanian Caca tidak hanya sekadar aksi; ia juga menunjukkan pemahaman tentang perawatan dan penanganan ular. Ia menekankan pentingnya mengetahui perbedaan antara ular berbisa dan tidak berbisa serta cara menangani ular berbisa sebelum memegangnya.
Dengan latar belakang keluarga yang aktif dalam penyelamatan ular, Caca tumbuh dalam lingkungan yang mendukung. Ayahnya, yang sering melakukan evakuasi, memberi contoh tanggung jawab dalam merawat makhluk hidup.
Perkembangan Caca menjadi contoh bagi remaja, khususnya perempuan, bahwa keberanian dapat dipadukan dengan pengetahuan. Ia menegaskan bahwa menjadi pawang ular bukan hanya soal keberanian, tetapi juga ilmu dan pengalaman.
Keseluruhan cerita ini menyoroti hubungan unik antara manusia dan reptil di daerah Cianjur. Caca, dengan sikapnya yang tenang dan terampil, menunjukkan bahwa interaksi manusia dengan ular dapat berlangsung aman dan saling menguntungkan jika didasari pengetahuan dan rasa hormat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz