April Mop: Sejarah, Tradisi, dan Lelucon Global Dunia

Fajar H. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 110 dibaca
Bisik.id
April Mop: Sejarah, Tradisi, dan Lelucon Global Dunia

Gambar atau konten salah?

Setiap tanggal 01 April, banyak brand dan artis menggelar prank di media sosial. Contohnya, dua brand saling menukar profil dan unggahan, menambah keceriaan di hari yang dikenal sebagai April Mop. Hari ini menjadi ajang bagi orang-orang untuk berbuat jahil dan membuat orang lain percaya pada kejahilan mereka.

Menurut laman British Council, April Mop atau April Fool's Day adalah hari penuh lelucon dan trik lucu. Pada hari tersebut, orang-orang berusaha menipu teman, keluarga, atau bahkan publik. Tradisi ini dirayakan di hampir seluruh dunia, meski setiap negara memiliki sebutan atau kebiasaan yang berbeda.

Sejak kapan 01 April menjadi perayaan April Mop? Britannica menyebutkan bahwa asal‑usul perayaan ini masih belum jelas. Beberapa sejarawan mengaitkannya dengan festival Hilaria di Romawi Kuno atau Holi di India. Kedua festival tersebut juga menekankan unsur kegembiraan dan kebersamaan.

Beberapa pendapat mengatakan bahwa April Mop berasal dari Prancis. Setelah dikeluarkannya Maklumat Roussillon oleh Charles IX pada 01 Agustus 1564, tahun baru tidak lagi dimulai pada hari Paskah melainkan diubah menjadi 01 Januari. Orang-orang yang masih memperingati tahun baru pada bulan April kemudian disebut “April fools”.

Namun, teori lain mengaitkan April Mop dengan ekuinoks musim semi pada 21 Maret, ketika cuaca tiba‑tiba berubah. Menurut teori ini, orang-orang tertipu oleh perubahan cuaca yang mendadak, sehingga menjadi asal mula kejahilan di hari tersebut.

Lelucon April Mop pertama yang ditayangkan di televisi dilakukan oleh BBC pada 1957. Segmen tersebut menampilkan pohon‑pohon penghasil spageti di Swiss. BBC mengklaim bahwa hama spageti yang ditakuti telah diberantas, sehingga menghasilkan panen spageti melimpah. Mereka juga menayangkan cuplikan orang-orang memanen spageti tersebut.

Di media massa, The Guardian pernah melakukan prank pada 1977. Mereka menambahkan lampiran San Seriffe, sebuah negara kepulauan fiksi di daerah tropis. Lampiran tersebut dipenuhi teks yang mirip dengan istilah percetakan dan font, seperti nama pulau‑pulau San Seriffe yang terinspirasi dari jenis font sans serif serta nama Jenderal M. J. Pica sebagai diktator, diambil dari satuan ukuran tipografi.

Di Prancis, April Mop disebut Poisson d'Avril, yang berarti “ikan April”. Menurut laman Frenchly, istilah ini mungkin muncul karena April merupakan awal musim memancing di Prancis. Pada waktu ini, ikan melimpah ruah dan mudah dipancing. Orang yang tertipu lelucon April Mop pun disamakan dengan ikan yang mudah terpancing.

Pranks di Prancis biasanya dilakukan oleh anak‑anak maupun orang dewasa. Salah satu cara yang populer adalah menempelkan ikan kertas di belakang punggung teman. Bentuk prank ini juga populer di Belgia, Belanda, Italia, serta wilayah penutur bahasa Prancis di Kanada dan Swiss.

Di Skotlandia, April Mop dikenal sebagai Gowkie Day atau Hunt the Gowk. Menurut laman The Scots Magazine, istilah ini merujuk pada burung gowk atau cuckoo yang menjadi simbol orang yang tertipu. Tradisi Hunt the Gowk diadakan dengan mengirimkan seseorang untuk memberikan surat palsu yang disegel dan tampak penting kepada orang lain. Surat tersebut berisi tulisan “Jangan tertawa dan jangan tersenyum, tapi buru gowk itu 1 mil lagi.”

Tradisi ini bisa berlanjut ke beberapa alamat. Selain itu, April Mop di Skotlandia tidak hanya dirayakan pada 01 April saja, melainkan berlanjut hingga 02 April, yang disebut Tailie Day. Pada hari tersebut, orang-orang melakukan prank fisik, seperti menempelkan ekor kertas di pantat seseorang atau menulis “tendang aku” di punggung mereka.

Di Britania Raya, lelucon April Mop juga biasa dilakukan. Namun, lelucon tersebut hanya dimainkan hingga siang hari, karena lelucon yang dimainkan lewat dari tengah hari dianggap sial. Orang yang melupakan aturan ini dan masih memainkannya setelah siang hari akan dianggap sebagai April fools itu sendiri.

Salah satu bentuk lelucon yang populer di Britania Raya adalah menipu teman dengan mengatakan bahwa tali sepatu mereka terlepas. Saat teman yang ditipu menunduk, orang tersebut akan mengatakan, “April fool!”

Itulah sejarah dan perayaan April Mop di berbagai negara. Dari asal‑usul yang masih diperdebatkan hingga tradisi unik di setiap tempat, April Mop tetap menjadi hari di mana orang-orang saling menggelitik dengan cara yang ringan dan menyenangkan. Dengan begitu, setiap 01 April menjadi kesempatan bagi semua orang, baik anak-anak maupun dewasa, untuk mengekspresikan sisi kreatif dan humor mereka.

Secara keseluruhan, April Mop menunjukkan bagaimana kejahilan dapat menjadi bagian dari kebudayaan global, menyesuaikan diri dengan konteks lokal sambil tetap mempertahankan esensi tawa dan kejutan. Dengan berbagai tradisi yang berbeda, hari ini tetap menjadi momen yang dinanti oleh banyak orang di seluruh dunia.

April Moppranktradisi globalkejahilankebudayaanPrancisSkotlandiaBritania Raya

Komentar

Memuat komentar...