Arus Balik Puncak Lebaran di Nagreg Jalan, 24 Maret 2026
Gambar atau konten salah?
Dishub Kabupaten Bandung mengumumkan bahwa puncak arus balik pertama lebaran di Jalan Raya Nagreg diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026, hari ini. Mayoritas kendaraan berasal dari Garut dan Tasikmalaya menuju Bandung.
Humas Dishub, Eric Alam Prabowo, menyatakan bahwa kendaraan yang mengarah ke Bandung telah meningkat sejak pagi. Ia menambahkan, “Puncak pertama diperkirakan terjadi hari ini, bertepatan dengan hari terakhir libur sebelum masuk kerja,” dan “Puncak kedua diperkirakan terjadi pada akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu. Hal ini karena masih ada masyarakat yang tidak terikat jadwal kerja dan memilih kembali di akhir pekan,”. Menurutnya, kendaraan yang melintas masih didominasi roda dua dan roda empat.
Data yang direkap dari pukul 00.00 WIB hingga 10.00 WIB menunjukkan 50.065 kendaraan menuju Bandung dan 34.300 kendaraan menuju Garut serta Tasikmalaya.
Perbandingan dengan hari sebelumnya, 23 Maret 2026, mengungkapkan 148.000 kendaraan menuju Bandung dan 87.540 kendaraan menuju Garut dan Tasikmalaya dalam satu hari penuh.
Eric menegaskan bahwa di Nagreg, kendaraan yang mengarah ke timur tetap harus diantisipasi karena arus balik sudah mulai terjadi.
Prediksi ini menyoroti pola arus mudik: puncak pertama pada hari libur terakhir sebelum kerja, dan puncak kedua pada akhir pekan ketika banyak orang masih bebas jadwal. Data ini memberi petunjuk bagi pengendara untuk menyesuaikan rute dan waktu perjalanan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
