ASN Kementerian Agama Meninggal Tabrak Motor di Lampu Merah
Gambar atau konten salah?
Seorang ASN Kementerian Agama Kabupaten Luwu bernama Aminuddin Padang meninggal setelah terhukum oleh motor di lampu merah.
Insiden terjadi di Jalan Poros di simpang Belopa-Bajo pada 27 April 2026, sekitar pukul 15.22 Wita.
Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Batara Guru namun tidak dapat diselamatkan.
Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Alwi menyatakan, “Benar kejadiannya tadi sore, korban meninggal di rumah sakit,” ujar Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Alwi kepada detikSulsel, Senin (27/4/2026).
Alwi menjelaskan bahwa Aminuddin sedang bergerak dari timur ke barat, menuju Pasar Sentral, ketika lampu merah menurunkan kecepatan. Ia langsung ditabrak dari belakang.
Penabrak adalah pria berinisial HR yang mengendarai motor Jupiter MX dengan nomor polisi DP 3282 FB. HR diduga tidak mampu mengendalikan motornya.
Alwi menambahkan, “Korban ditabrak oleh pria berinisial HR yang mengendarai motor Jupiter MX dengan nomor polisi DP 3282 FB. HR diduga tidak mampu mengendalikan motornya dan menabrak korban di depannya.”
Ia juga menyatakan, “Korban meninggal dunia di Rumah Sakit Batara Guru,” ujarnya.
Pihak kepolisian telah mengamankan kedua motor yang terlibat. “Beberapa barang bukti termasuk motor sudah kami amankan, dan akan kami lakukan penyidikan terkait penyebab laka,” tutupnya.
Insiden ini masih dalam penyelidikan. Kecelakaan maut di lalu lintas masih menjadi perhatian serius bagi penegak hukum.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
