Ayam Gepuk Indonesia Jadi Favorit di Malaysia sejak 2017
Gambar atau konten salah?
Ayam gepuk, hidangan khas Indonesia yang terkenal dengan rasa gurih dan sambal pedas, kini menjadi favorit di Malaysia. Rasa juicy dan tekstur renyah membuatnya menjadi pilihan utama bagi para pengunjung yang mencari kuliner otentik.
Popularitas ayam gepuk di Malaysia mulai naik sejak tahun 2017, ketika Ayam Gepuk Pak Gembus membuka cabang pertama di sana. Sejak itu, jaringan gerai tumbuh cepat, mencapai puluhan outlet. Brand lain seperti Ayam Gepuk Top Global turut bergabung, menambah variasi menu dan memperluas jangkauan pasar. Di samping jaringan besar, banyak pelaku usaha lokal juga mengembangkan versi ayam gepuk mereka, menyesuaikan cita rasa dengan selera setempat.
Di Jakarta Utara, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menjadi magnet bagi turis Malaysia, terutama yang tertarik pada kuliner. PIK menawarkan beragam kafe dan restoran dengan konsep menarik, mulai dari dessert kekinian hingga hidangan khas Indonesia. Dua tempat yang sering dikunjungi adalah Cold Moo dan Monsieur Spoon, tempat yang menawarkan es krim dan pastry unik. Restoran lain seperti RM Pagi Sore juga menjadi pilihan utama, terutama bagi yang baru saja mendarat dari pesawat.
Di akhir pekan lalu, pernikahan Syifa Hadju dan El Rumi menarik perhatian banyak orang. Acara berlangsung pada 26 April 2026, dengan dekorasi yang mewah dan elegan. Tidak hanya penampilan pengantin, namun juga welcome gift yang disiapkan menambah keistimewaan pernikahan tersebut.
Syifa Hadju memberikan hadiah kedatangan kepada teman-teman bridesmaids-nya. Hadiah utama adalah cokelat premium, termasuk chocolate bon bon dari hotel tempat acara berlangsung, yakni Hotel Raffles Jakarta. Selain cokelat, para bridesmaid juga menerima produk dari Pipiltin Cocoa, yang dikenal menggunakan kakao asli Indonesia berkualitas tinggi. Untuk menambah variasi, hadiah juga mencakup Roti Kebanggaan Gading Serpong, roti khas dengan aneka roti jadul yang populer.
Hotel Raffles Jakarta menjadi tempat yang strategis bagi acara tersebut. Hotel ini dikenal dengan fasilitas lengkap dan suasana yang nyaman, sehingga menjadi pilihan utama bagi para tamu yang datang dari luar kota. Keberadaan hotel ini juga menambah nilai tambah bagi pernikahan, memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi semua yang hadir.
Syifa Hadju, yang merupakan anak kedua Maia Estianti, memperlihatkan bahwa tradisi kuliner Indonesia masih sangat dihargai di luar negeri. Penerimaan yang positif terhadap ayam gepuk dan hidangan lain menunjukkan bahwa cita rasa Indonesia memiliki daya tarik global. Sementara itu, kawasan PIK terus berkembang sebagai destinasi kuliner, menarik wisatawan dari berbagai negara, termasuk Malaysia.
Secara keseluruhan, cerita ini menyoroti bagaimana makanan tradisional Indonesia, seperti ayam gepuk, dapat menjadi jembatan budaya antara Indonesia dan Malaysia. Selain itu, pernikahan Syifa Hadju dan El Rumi menegaskan pentingnya tradisi dan kebersamaan dalam merayakan momen penting. Kedua cerita ini, meski berbeda konteks, tetap menonjolkan nilai kebersamaan dan apresiasi terhadap budaya lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
