Bandung Capai Tingkat Kepuasan 83,8% di Pendidikan Kota

Surya B. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 87 dibaca
Bisik.id
Bandung Capai Tingkat Kepuasan 83,8% di Pendidikan Kota

Gambar atau konten salah?

Survei Teropong Daerah Kota Bandung yang dilaksanakan antara 23 Februari 2026 dan 3 Maret 2026 mencatat tingkat kepuasan warga sebesar 83,8 % di sektor layanan pendidikan. Hasil ini menempatkan pendidikan sebagai sektor dengan penilaian tertinggi di kota. Survei menegaskan bahwa perbaikan yang dilakukan tidak hanya berupa program, tetapi sudah terlihat nyata di lingkungan sekolah.

Pemkot Bandung menyoroti perubahan paling terasa pada hal-hal yang dekat dengan keseharian siswa. Mulai dari kondisi ruang belajar, metode pembelajaran, hingga perhatian terhadap aspek non‑akademik seperti pendidikan karakter dan kesehatan mental. Semua perubahan ini dirasakan langsung oleh siswa dan orang tua, menandai langkah nyata menuju kualitas pendidikan yang lebih baik.

Selama satu tahun terakhir, Pemkot Bandung memperkuat dukungan melalui program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Dana BOSDA dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan dasar sekolah, termasuk kegiatan belajar mengajar dan operasional harian. Dengan fleksibilitas yang lebih besar, sekolah dapat meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa terbatas pada anggaran tetap.

Penataan sarana pendidikan juga dilakukan secara terarah. Di jenjang SD, selama tahun 2025, Pemkot Bandung menambah 7 ruang kelas baru, merehabilitasi 260 ruang kelas, memperbaiki 87 toilet, menyediakan 10 sumur bor, serta membangun benteng atau tembok batas di 4 SD Negeri dengan total luas 1.330 m². Di jenjang SMP, upaya penambahan sarana mencakup satu unit sekolah baru, 16 ruang kelas tambahan, rehabilitasi 78 ruang kelas, perbaikan 29 toilet, dan penyediaan dua ruang ibadah.

Perubahan tidak hanya terbatas pada aspek fisik. Dinas Pendidikan Kota Bandung mulai mendorong penguatan pendidikan karakter sebagai bagian integral proses belajar. Program ini sudah diterapkan di seluruh SMP Negeri untuk kelas 9. Hasilnya, kedisiplinan siswa, interaksi sosial, dan suasana belajar menjadi lebih kondusif. Selain itu, perhatian terhadap kesehatan mental siswa diperluas melalui sistem deteksi dini yang dikembangkan dalam satu tahun terakhir.

Program bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga rentan juga terus diperluas. Sekitar 8.379 siswa SD dan 14.545 siswa SMP menerima bantuan, memastikan tidak ada anak terhambat mengakses pendidikan karena faktor ekonomi. Meskipun tren positif, tantangan masih ada, terutama pemerataan kualitas pendidikan antarwilayah, keterbatasan kapasitas sekolah di kawasan padat penduduk, dan tekanan ekonomi yang dapat memengaruhi keberlanjutan pendidikan.

"Yang sekarang mulai dirasakan itu bukan hanya programnya, tapi perubahan di sekolahnya. Dari ruang kelas yang lebih layak, cara belajar yang mulai berubah, sampai perhatian ke kesehatan mental siswa, itu semua mulai dirasakan langsung oleh siswa dan orang tua," kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan pada 24 April 2026. Farhan menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas pembangunan kota.

Ke depan, fokus utama diarahkan pada pemerataan kualitas pendidikan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Pemkot tidak hanya memperhatikan sekolah tertentu, tetapi juga memastikan pemerataan kualitas di wilayah dengan kapasitas terbatas. Farhan menekankan bahwa perubahan di sektor pendidikan harus dirasakan langsung oleh siswa, bukan hanya terlihat di atas kertas. Dukungan melalui BOSDA dan perhatian terhadap kesehatan mental menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal.

Pemerintah Kota Bandung menegaskan bahwa penguatan sektor pendidikan akan terus difokuskan pada hal-hal yang paling berdampak langsung bagi siswa. Ini meliputi kualitas proses belajar di kelas, pemerataan kondisi sekolah, serta dukungan penuh terhadap perkembangan siswa, baik secara akademik maupun non‑akademik. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan setiap sekolah memiliki kapasitas untuk berkembang, mulai dari kondisi ruang kelas hingga perhatian terhadap kesehatan mental yang semakin penting hari ini.

Pendidikan BandungBOSDAKesehatan mentalPemerataan kualitasSarana sekolahPendidikan karakterKepuasan warga

Komentar

Memuat komentar...