Bandung Punya Rencana Buka Ulang TPA Jelekong Sebagai PSEL
Gambar atau konten salah?
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengusulkan pembukaan kembali TPA Jelekong di Kabupaten Bandung. Ia menegaskan sudah berdiskusi dengan Bupati Dadang Supriatna agar fasilitas lama tersebut dapat dioperasikan kembali.
“Pak Gubernur punya ide untuk membuka tidak hanya di Legok Nangka, tapi juga di Sarimukti. Dan kami juga ingin mendorong agar Jelekong itu bisa dijadikan sebagai satu alternatif khusus untuk Kabupaten Bandung dan Kota Bandung,” ujar Farhan pada Selasa, 31 Maret 2026.
Jelekong terletak di Baleendah, Kabupaten Bandung. Fasilitas ini ditutup pada 2005 karena dianggap tidak mampu menampung volume sampah.
Opsi baru menekankan penerapan skema Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Menurut Farhan, eks TPA Jelekong diproyeksikan mampu mengolah sampah hingga 1.000 ton per hari.
“Jelekong itu berdasarkan tinjauan dari Menteri Lingkungan Hidup, beliau mengatakan ini sangat layak. Tapi kita tetap harus mengonfirmasinya melalui pembicaraan dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Bandung, dan melakukan survei agar mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai salah satu lokasi PSEL,” ungkapnya.
Farhan menyadari bahwa usulan ini berpotensi memicu konflik sosial di lapangan. “Potensi konflik ada. Itu sebabnya kita harus membangun jalur akses khusus dari Tegalluar ke Jelekong. Jelekong itu punya luas 9,7 hektare, itu kapasitasnya bisa sampai 1.000 ton per hari,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, pemerintah kota dan kabupaten berharap dapat mengoptimalkan potensi energi terbarukan sekaligus mengurangi tumpukan sampah di wilayah Bandung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
