Bandung Ringkas: Lalu Lintas Lancar di Libur Panjang
Gambar atau konten salah?
Pada hari Jumat, 01 Mei 2026, Kota Bandung merasakan suasana berbeda selama libur panjang. Jalan‑jalan yang biasanya padat kendaraan kini lebih sepi, memberi ruang bagi pengendara melintas dengan lebih leluasa.
Pengamatan pagi di sekitar pukul 08.30 WIB menunjukkan arus kendaraan mengalir tanpa hambatan. Dari perbatasan Cileunyi‑Cibiru, lalu lintas tetap lancar, tidak ada kepadatan atau kemacetan.
Kondisi serupa terlihat di Jalan Soekarno‑Hatta, mulai dari persimpangan Gedebage‑Kircon. Kendaraan bergerak stabil, dan di Jalan Ibrahim Adjie hingga Gatot Soebroto, pergerakan tetap lancar.
Simpang Lima, menuju Jalan Asia Afrika dan Jalan Sunda, juga menunjukkan situasi terkendali. Tidak ada antrian panjang meski aktivitas masyarakat mulai meningkat di area tersebut.
Keramaian lebih terasa di kawasan wisata dan ruang publik. Di Jalan Asia Afrika, warga mulai memadati area Gedung Merdeka dan Tugu Dasa Sila Bandung, termasuk JPO dan halte bus Alun‑Alun. Aktivitas serupa terlihat di Jalan Braga, di mana warga berolahraga pagi.
Arus kendaraan di Jalan LRRE Martadinata hingga Jalan Ir. H. Djuanda, yang mengarah ke utara, juga terpantau ramai namun lancar, tanpa hambatan berarti.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Satlantas Polrestabes Bandung menyiagakan personel di titik strategis. Fokus utama berada di pintu masuk kota dan jalur menuju pusat aktivitas.
“Kita tempatkan untuk personel itu di Jalan Dr. Djunjunan, Pasteur, kemudian Jalan Setiabudi sampai Ledeng. Kemudian Jalan Asia Afrika, kemudian Jalan Ir. H. Djuanda, dan beberapa titik pos tetap yang ada di ruas jalan Kota Bandung ini,” kata KBO Satlantas Polrestabes Bandung AKP Deden Juandi.
Deden menjelaskan bahwa titik‑titik tersebut dipilih karena berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan selama libur panjang, terutama sebagai akses menuju destinasi wisata dan pusat keramaian. Ia juga menyoroti pengawasan di area publik seperti pusat perbelanjaan.
Di samping itu, Satlantas menegaskan bahwa penempatan personel di titik‑titik strategis dipilih karena berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan selama libur panjang, terutama sebagai akses menuju destinasi wisata dan pusat keramaian. Mereka juga akan memantau kepadatan kendaraan di pusat perbelanjaan dan kawasan wisata yang sering ramai, dan memastikan keselamatan pengunjung serta kenyamanan warga selama libur panjang untuk menjaga ketertiban lalu lintas.
“Seperti mal‑mal, pusat perbelanjaan, kemudian pusat keramaian di Jalan Asia Afrika, kawasan PVJ, kemudian Paskal 23 akan ditempatkan di dekatnya,” ujar dia. “Kami mengimbau kepada pengunjung ke Kota Bandung, khususnya di dalam kota, dalam berkendaraan agar tertib berlalu lintas dan utamakan keselamatan,” pungkasnya. Keseluruhan situasi menunjukkan bahwa meski lalu lintas lebih sepi, upaya pengawasan tetap dijaga agar keamanan tetap terjaga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
