Bandung Zoo Buka Pengelola Baru, Diumumkan Akhir April 2026
Gambar atau konten salah?
Bandung Zoo sedang dipersiapkan pengelola baru oleh Pemkot Bandung. Rencana ini menargetkan pengumuman akhir April 2026.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan bahwa sudah ada tiga sampai empat lembaga yang berminat mengelola Bandung Zoo. "Calonnya sudah mulai ada ini. Tiga apa empat gitu (yang tertarik mengelola Bandung Zoo)," kata Farhan kepada wartawan usai acara Musrembang Kota Bandung, Kamis (09 April 2026).
Ia menegaskan bahwa keputusan akan keluar hari ini melalui keputusan bersama antara Pemkot Bandung, Pemprov Jabar dan Pemerintah Pusat. "Kalau hari ini sudah keluar keputusan keputusan bersama antara Pemkot Bandung, Pemprov Jabar dan Pemerintah Pusat. Keputusan itu bakal mengatur batas-batas kategori yang ditentukan."
Keputusan tersebut akan menetapkan batas kategori bagi lembaga konservasi berbadan hukum yang akan masuk atau memenuhi kualifikasi pengelolaan. "Hari ini sudah keluar keputusan dari pengelola bersama ya, tentang batas-batas kategori bagi lembaga-lembaga konservasi berbadan hukum yang akan masuk atau kualifikasi ke dalam eh pengelolaan," ujarnya.
Farhan juga menyatakan akan bertemu dengan “pansel” besok, berharap pertemuan dapat segera berlangsung. "Nah, Insyaallah, harusnya besok saya akan ketemu dengan pansel. Mudah-mudahan besok sudah bisa ketemu pansel," ucapnya menambahkan.
Ia menegaskan bahwa minat datang dari berbagai kalangan, termasuk pengusaha, lembaga konservasi berbadan hukum, dan lembaga komersial. "Bahwa ternyata ini menarik minat banyak pengusaha, lembaga-lembaga konservasi berbadan hukum, lembaga-lembaga komersial, banyak banyak banget yang minat. Insyaallah kita bisa ketemu nanti," pungkasnya.
Dengan proses ini, Bandung Zoo akan segera memiliki pengelola baru yang diperkirakan diumumkan pada akhir April 2026, setelah keputusan bersama dan pertemuan dengan calon pengelola selesai.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
