Bandung Zoo Tutup, Pekerja Terima Rp1 Juta Bantu Lebaran
Gambar atau konten salah?
Jumat, 20 Maret 2026 – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyerahkan bantuan kadeudeuh kepada 122 pekerja Bandung Zoo. Setiap orang menerima Rp1 juta untuk menolong beban ekonomi mereka.
Para pekerja belum mendapatkan hak sejak Februari. Farhan menjelaskan bahwa pencairan dana belum selesai menandatangani kesepakatan, sehingga paling cepat dana bisa cair pada April.
Mengikuti inisiatif tersebut, Baznas turut memberikan bantuan yang sama kepada para pekerja.
Walaupun kebun binatang ditutup, pekerja tetap menjalankan tugas merawat satwa. Mereka memastikan kesehatan hewan tetap terjaga meski tidak ada kunjungan wisata.
Operasional diatur oleh BKSDA dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat.
Penutupan disebabkan hilangnya izin pengelolaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Tanpa izin, pengelola lama tidak dapat mengelola kebun binatang, sehingga pengunjung tidak diizinkan masuk selama libur Lebaran.
Farhan menyatakan target penunjukan pengelola baru dalam waktu dekat. Jika jadwal terpenuhi, pengelola resmi akan ditunjuk pada akhir April dan kontrol mulai Mei.
Pengelola baru harus memenuhi syarat ketat: lembaga konservasi berbadan hukum, mempertahankan pekerja lama, dan menjaga warisan sejarah kebun binatang serta tradisi Drenten khas Sunda.
Ringkasan: Pemerintah Kota Bandung memberikan bantuan Rp1 juta kepada 122 pekerja Bandung Zoo yang mengalami penutupan. Pekerja tetap merawat satwa dan menunggu penunjukan pengelola baru, yang harus memenuhi persyaratan hukum dan pelestarian tradisi. Penunjukan diharapkan selesai akhir April, dengan kontrol mulai Mei.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
