Banjir Malam 12 April 2026 Rendam 83 Rumah di Purwodadi
Gambar atau konten salah?
Di malam 12 April 2026, empat desa dan kelurahan di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, terendam banjir. Puluhan rumah warga dilaporkan terendam, menimbulkan kekhawatiran di kalangan penduduk setempat.
Menurut Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto, “Banjir akibat dari luapan Sungai Lusi Glugu dan Sungai Lusi,” saat dimintai konfirmasi. Ia menjelaskan bahwa banjir mencapai ketinggian 20 sentimeter di beberapa titik, memengaruhi rumah dan jalan.
Di Kelurahan Purwodadi, dampak paling parah terjadi. Pada pukul 21.00 WIB, 83 rumah dan sejumlah jalan terendam. Berikut rincian rumah terdampak:
- Lingkungan Banaran – 27 rumah
- Lingkungan Jajar – 38 rumah
- Lingkungan Kemasan – 18 rumah
Arif menambahkan, “Kelurahan Purwodadi rumah warga yang terdampak luapan sungai di Lingkungan Banaran 27 rumah, Lingkungan Jajar 38 rumah, dan Lingkungan Kemasan 18 rumah. Ketinggian 10-20 sentimeter,” ujar Arif. Jalan-jalan utama seperti Jalan Ampera depan Hotel Ampera, Jalan Lingkungan Banaran, Jajar, dan Kemasan terendam dengan ketinggian 10-20 sentimeter, namun masih dapat dilalui kendaraan.
Desa Karanganyar juga terkena dampak. Total ada 15 rumah terdampak, dengan ketinggian banjir mencapai 20 sentimeter. Rumah yang terdampak di dusun-dusun berikut:
- Dusun Karanganyar – 4 rumah
- Dusun Nganggil – 6 rumah
- Dusun Brangkal – 5 rumah
Arif menjelaskan, “Rumah warga yang terdampak banjir di Dusun Karanganyar 4 rumah, Dusun Nganggil 6 rumah, Dusun brangkal 5 rumah. Ketinggian sekitar 10-20 sentimeter,” jelas Arif. Jalan penghubung yang terendam antara dusun-dusun tersebut memiliki ketinggian 10-50 sentimeter, sehingga tidak bisa dilewati kendaraan.
Desa Kedungrejo dan Kelurahan Kalongan juga terendam. Di Kedungrejo, akses jalan terdampak adalah Jalan Desa Karanganyar-Kedungrejo dengan ketinggian 10-15 sentimeter, masih dapat dilewati kendaraan. Sedangkan di Kelurahan Kalongan, jalan di Lingkungan Cebok terendam dengan ketinggian 10-20 sentimeter, “Kelurahan Kalongan berdampak pada jalan di Lingkungan Cebok dengan ketinggian 10-20 sentimeter,” sambungnya.
Secara keseluruhan, banjir malam ini menimbulkan kerugian signifikan bagi penduduk di empat wilayah tersebut, dengan banyak rumah dan jalan terendam. Kejadian ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan cepat terhadap banjir di daerah pesisir sungai.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
