Banjir Malam, Perumahan Dinar Indah, Warga ke Masjid
Gambar atau konten salah?
Perumahan Dinar Indah di Kelurahan Mateseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, mengalami banjir sore ini. Pada pukul 16.00 WIB, air meluap setinggi atap, memaksa warga mengungsi ke Masjid Ar Rohman.
Setelah itu, air mulai surut. Pada pukul 19.10, detikJateng melaporkan permukaan air menurun. Warga terlihat kembali ke rumah, membersihkan lumpur dan peralatan elektronik. Beberapa orang mengangkat barang-barang seperti kulkas, mesin cuci, rice cooker, air fryer, kasur, dan bantal yang terkena banjir.
Menurut Benowo, banjir mulai surut sekitar pukul 18.50 WIB. Ia berkata, “Surutnya jam setengah 7 malam, proses surut bertahap, benar-benar air hilang sekitar 18.50 an.”
Ketua RT 6/RW 26 Mateseh, Fajar, menjelaskan bahwa air berasal dari Sungai Babon. Ia menambahkan, “Air sungai yang meluap karena tanggul sebelah selatan agak turun akhirnya airnya masuk. Surut total sekitar habis magrib.”
Fajar juga mengungkapkan bahwa warga masih tinggal di masjid selama satu atau dua hari karena kesulitan membersihkan lumpur. Ia mengatakan, “Sementara di sana (rumah) tidak bisa dibuat istirahat. Sementara di sini sehari atau dua hari. Membersihkan lumpur tidak mudah,” katanya.
Lumpur menutupi jalan dan teras rumah. Rumput dan dedaunan di pagar rumah tertarik oleh banjir. Warga yang sempat mengungsi terlihat kembali ke rumah, memulai proses pembersihan.
Warga di sekitar, Benowo, menyatakan bahwa banjir berangsur surut mulai pukul 18.30 WIB. Ia menekankan bahwa proses surut bertahap, sehingga air benar-benar hilang sekitar 18.50 an.
Peristiwa ini menunjukkan betapa cepatnya kondisi dapat berubah di daerah yang rawan banjir. Warga harus bersiap menghadapi banjir, mengungsi, dan kemudian membersihkan rumah setelah air surut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
