Barayam: Ayam Bawang Putih Ciledug Jadi Pilihan Pedagang
Gambar atau konten salah?
Gerai kecil di pinggir Jalan Hos Cokroaminoto, Ciledug, Tangerang Selatan, sudah menjadi magnet bagi para pencinta kuliner. Meskipun hanya sebuah warung sederhana, Barayam berhasil menarik perhatian lewat satu menu saja: ayam goreng bawang putih.
Tiara, pemilik Barayam, mulai berjualan pada bulan Februari 2026. Menurutnya, “Kita sudah mulai jualan dari Februari, sekitar 4 bulan sampai sekarang. Menunya ayam gorrng bawang putih, simpel aja menu rumahan,” ia ungkap. Dari awal, konsepnya tetap sederhana: ayam mentah yang dimarinasi dengan bumbu bawang putih pekat dan tepung maizena, lalu digoreng di tempat.
Menu ini terdiri dari potongan sayap, paha atas, dada, dan paha bawah. Meskipun hanya satu jenis, variasi potongan memberi pelanggan pilihan. Setiap potongan dipanggang hingga berwarna keemasan, sehingga tetap hangat saat disajikan.
Harga satuan ayam goreng bawang putih adalah Rp 13.000, sedangkan paket nasi lengkap hanya Rp 17.000. Paket nasi menggunakan nasi daun jeruk, yang harum dan sedikit gurih. Porsi nasi cukup melimpah, membuat hidangan terasa mengenyangkan. Sambal bawang, disajikan terpisah, menambah sentuhan pedas yang pas.
Wangi bawang putih dapat tercium hingga jarak 5 meter. Setiap suapan menggabungkan aroma bawang, rasa gurih dari nasi daun jeruk, kriuk tepung ayam, dan pedas sambal. Kombinasi ini membuat ayam goreng Barayam menjadi favorit di kalangan warga setempat.
Keberhasilan Barayam terlihat dari antrean yang sering mencapai 45 menit. Tiara mengaku, “Antarannya bisa mencapai 45 menit.” Setiap pelanggan dapat membeli dalam porsi besar, sehingga proses menunggu menjadi lebih lama. Dalam satu hari, Barayam mampu menghabiskan 800 potong ayam goreng, menghasilkan omzet sekitar Rp 13 juta.
Untuk yang ingin mencicipi, gerai Barayam buka mulai pukul 10.00 WIB. Karena permintaan tinggi, disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan. Warung ini menjadi contoh bagaimana menu sederhana dapat meraih kesuksesan jika disajikan dengan konsisten.
Secara keseluruhan, Barayam menunjukkan bahwa kejujuran rasa dan kualitas bahan dapat menarik pelanggan. Dengan satu menu yang disempurnakan, gerai ini berhasil menciptakan loyalitas pelanggan yang kuat di Ciledug.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
