Bayi 7 Hari Ditemukan di Dusun Kalisongo, Polisi Selidiki
Gambar atau konten salah?
Kapolsek Nguter, AKP Maryadi, melaporkan kejadian di Dusun Kalisongo, Desa Plesan, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo. Pada pukul 06.00 WIB, seorang warga mendengar tangisan bayi. Saat itu, seorang warga lain menemukan seorang bayi perempuan yang diletakkan di depan gerbang rumahnya.
Bayi tersebut berada dalam tas kantong pakaian bayi berwarna biru tua. Tubuhnya dibalut kain, dan di dalam tas terdapat selembar surat. Kapolsek menambahkan, “(Diletakkan) Dalam tas kantong pakaian bayi warna biru tua. Pesannya ada tulisan Mamah Arum dan Papah Bram, atau apa, tolong rawat adek, kasihani adik,”.
Menurut Maryadi, bayi itu diletakkan oleh pemilik rumah, yang disebut dalam surat sebagai “Mamah Arum” dan “Papah Bram”. Ia menyatakan, “Itu (Arum dan Bram) pemilik rumah, mereka suami istri yang belum punya anak informasinya,”.
Keadaan bayi dinilai cukup sehat, namun diduga kurang gizi. Diperkirakan usianya baru 7 hari. Tali pusar sudah kering, dan ari-arinya sudah dipotong. “Sekarang bayi di Puskesmas untuk perawatan dan pemantauan kesehatannya. (Jenis kelamin bayi) Perempuan,” kata Maryadi.
Selama ini, kepolisian sedang menyelidiki asal-usul bayi. Maryadi menjelaskan, “Kami melakukan penyelidikan, dan melakukan mapping siapa saja yang melahirkan pada bulan April ini. Kami lakukan penyelidikan siapa yang menaruh bayi tersebut,”.
Baby tersebut kini ditempatkan di fasilitas kesehatan untuk terus dipantau. Kasus ini masih dalam proses investigasi, dan pihak kepolisian berusaha menemukan orang tua bayi.
Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan dan penanganan cepat bagi bayi yang ditemukan dalam kondisi tidak aman. Pihak berwenang terus bekerja untuk memastikan keselamatan dan kesehatan bayi serta menemukan keluarga yang bertanggung jawab.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
