Bayi Lebaran: Hindari Sentuh untuk Mengurangi Risiko Campak

Jaka M. · 1 min baca · 4 bulan lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Bayi Lebaran: Hindari Sentuh untuk Mengurangi Risiko Campak

Gambar atau konten salah?

Di momen Lebaran, bayi sering menjadi fokus perhatian. Anak bernama bayi mengundang kebahagiaan, namun perilaku orang dewasa yang tidak sadar dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan si kecil.

Salah satu perilaku yang berpotensi menimbulkan masalah adalah menyentuh, mengelus, atau bahkan mencubit bayi. Kebiasaan ini sering terjadi pada bayi orang tua, kerabat, atau bahkan anak yang bukan milik sendiri. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan penularan campak.

Andi Saguni, Pelaksana Tugas Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, menekankan pentingnya mengurangi kebiasaan tersebut. “Kebiasaan menyentuh bayi secara tidak sengaja saat berkumpul, terutama di Lebaran, sebaiknya diminimalkan karena risiko penularan campak tinggi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa orang tua harus waspada. Jika anak menunjukkan gejala demam atau ruam, segera bawa ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan. “Jika ada demam dan ruam kemerahan, hindari keramaian dan kumpul-kumpul; tetap di rumah dan cari pengobatan,” sarannya.

Kesimpulan: Hindari sentuhan tidak sengaja pada bayi, terutama saat perayaan Lebaran. Waspadai gejala campak dan segera konsultasikan dengan tenaga medis. Kesadaran akan risiko ini akan membantu melindungi kesehatan bayi dan keluarga.

bayiLebarancampakpenularankewaspadaanpemeriksaan kesehatankebiasaan menyentuh bayi

Komentar

Memuat komentar...