Baznas Tulungagung Ungkap 6 Keutamaan Kurban Idul Adha

Tika M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 93 dibaca
Bisik.id
Baznas Tulungagung Ungkap 6 Keutamaan Kurban Idul Adha

Gambar atau konten salah?

Idul Adha diperingati setiap tahun pada tanggal 10 Dzulhijjah. Pada hari nahr ini, umat Islam mengadakan ibadah kurban dengan menyalurkan darah hewan sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT.

Berkurban bukan sekadar proses menyembelih hewan, melainkan ibadah yang menuntut kesungguhan hati. Dengan menyumbangkan sebagian harta, orang berusaha mendekatkan diri kepada Allah dan menumbuhkan rasa ketakwaan.

Baznas Tulungagung mengidentifikasi enam keutamaan berkurban. Berikut rincian yang dapat dicapai oleh yang melaksanakannya.

  1. Amalan yang Dicintai Allah SWT

    “Tidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada hari nahar (idul adha) yang lebih dicintai oleh Allah melebihi mengalirkan darah (hewan kurban), Sesungguhnya ia datang pada hari kiamat dengan tanduk, kulit dan bulu-bulunya. Sesungguhnya darah itu telah sampai kepada Allah SWT sebelum darah itu tumpah ke tanah, maka hendaknya kalian senang karenanya.” (HR At‑Tirmidzi)

  2. Media untuk Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

    “Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Al‑Maidah: 27)

  3. Media untuk Meraih Ketakwaan

    “Daging‑daging unta dan darahnya itu sekali‑kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (Q.S. Al‑Hajj: 37)

  4. Media untuk Menambah Amal Kebaikan

    Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?”, Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.”, Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?”, Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.”, Mereka menjawab: “Kalau bulu‑bulunya?”, Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” (HR. Ahmad dan ibn Majah)

  5. Hewan Kurban sebagai Saksi di Hari Kiamat

    “Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari kiamat (sebagai saksi) dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sesungguhnya darah hewan kurban telah terletak di suatu tempat di sisi Allah sebelum mengalir di tanah. Karena itu, bahagiakan dirimu dengannya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Hakim)

  6. Dimensi Kemanusiaan dan Sosial

    Berkurban bermanfaat bagi orang yang berkurban sekaligus penerimanya. Ibadah ini mempererat ikatan kasih sayang dan kepedulian antara pemberi dan penerima. Umat Islam dapat merasakan nikmat rezeki dan keberkahan yang Allah SWT anugerahkan dalam kehidupan mereka.

Keutamaan berkurban menekankan bahwa ibadah ini lebih dari sekadar penyerahan daging. Ia merupakan sarana mendekatkan diri, meraih ketakwaan, menambah amal kebaikan, serta menyalurkan rasa empati sosial. Pada hari kiamat, hewan kurban akan hadir sebagai saksi, menegaskan nilai spiritual dan moral yang melekat pada setiap tindakan pengorbanan. Dengan memahami nilai-nilai ini, umat Islam dapat menjalankan ibadah kurban dengan lebih sadar dan penuh makna.

Idul AdhaKurbanDarah HewanKetakwaanAmalSosialSaksi Kiamat

Komentar

Memuat komentar...