Berat Badan Naik Saat Ramadan, Pakai Takjil Manis di Rumah
Gambar atau konten salah?
Puasa Ramadan sering dianggap sebagai waktu untuk memperbaiki pola makan dan menurunkan berat badan. Namun, banyak yang malah mengalami kenaikan berat badan setelah sebulan berpuasa.
Menurut nutrisionis Rita Ramayulis, tubuh mengalami adaptasi energi saat berpuasa. Tanpa makan dan minum selama lebih dari 12 jam, tubuh secara otomatis menghemat kalori. Sebelumnya, kebutuhan kalori sehari sekitar 2.000 kalori, namun selama puasa bisa turun 10‑20 %.
Proses ini tidak disadari banyak orang. Tradisi makan takjil manis, sahur, dan berbuka yang berlebihan justru meningkatkan asupan kalori. Rasa takut lapar atau kekurangan tenaga membuat orang mengonsumsi lebih banyak, padahal tubuh sudah menyesuaikan kebutuhan energi.
Ketidakseimbangan antara kalori yang dihemat dan kalori yang dikonsumsi menjelaskan mengapa berat badan naik. Rita menegaskan, “Jika berat badan tetap sama, maka asupan kalori harus dikurangi selama puasa.”
Kesimpulannya, untuk menurunkan berat badan, penting menyesuaikan asupan kalori dengan kebutuhan tubuh yang telah berkurang selama puasa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
