Berikan Remisi 452 Narapidana, 49 Gagal Pelanggaran
Gambar atau konten salah?
Lapas Kelas II A Garut memberikan remisi kepada 452 warga binaan pemasyarakatan pada Hari Raya Idul Fitri 2026.
Remisi dibagi menjadi dua kategori: remisi khusus satu dan remisi khusus dua. Dari total 452 peserta, 450 orang mendapatkan potongan masa tahanan antara 15 hari hingga 2 bulan. Sementara dua orang langsung dibebaskan.
Namun, puluhan narapidana tidak dapat memperoleh remisi. Berikut alasan yang mempengaruhi:
- 14 narapidana menjalani hukuman subsider.
- 5 narapidana belum mencapai 6 bulan masa tahanan.
- 3 narapidana bukan Muslim.
- 3 narapidana mengalami keterlambatan pengajuan remisi.
- 21 narapidana masih menunggu proses remisi.
- 6 narapidana mengalami pencabutan integrasi.
- 49 narapidana gagal karena perilaku nakal di dalam penjara.
Mayoritas narapidana yang gagal due to misbehaviour didangkap membawa alat komunikasi. Beberapa pelanggaran dianggap berat.
Pemberian remisi ini juga menghemat anggaran negara. Penghematan mencapai Rp 317 juta.
Ringkasan: Pada Idul Fitri 2026, Lapas Garut memutuskan remisi bagi 452 warga binaan, dengan dua kategori potongan. Meskipun demikian, 49 narapidana tidak dapat memperoleh remisi karena pelanggaran di dalam penjara, sementara beberapa lainnya menunggu proses atau tidak memenuhi syarat. Remisi ini menghasilkan penghematan negara sebesar Rp 317 juta.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
