Biksu 16 Orang Tiba di Semarang, Temui Wakil Gubernur Jateng

Rini S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 66 dibaca
Bisik.id
Biksu 16 Orang Tiba di Semarang, Temui Wakil Gubernur Jateng

Gambar atau konten salah?

Enam belas biksu yang melakukan perjalanan thudong dari Candi Sima Jepara menuju Candi Sewu Klaten telah tiba di Kota Semarang pada 24 Mei 2026.

Setelah memasuki kota, rombongan beristirahat di Vihara Mahabodhi di Kecamatan Semarang Tengah sebelum melanjutkan ke Kantor Gubernur Jawa Tengah di Kecamatan Semarang Selatan pada 25 Mei 2026.

Di sana, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, yang akrab disapa Gus Yasin, menemui rombongan. Ia menyambut mereka dengan hangat dan mengucapkan selamat datang.

“Pada kesempatan pagi hari ini merupakan kebahagiaan bagi kami karena pada kesempatan hari ini bisa saya bertemu dengan Bapak Wakil Gubernur untuk bersilaturahim di tempat ini,” kata Nyanakaruno Mahathera, ketua rombongan.

Perjalanan thudong diadakan sebagai wujud kepedulian biksu terhadap kedamaian dan toleransi. Nyanakaruno menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung hingga puncak Waisak.

“Pelaksanaan thudong pada hari ini merupakan satu langkah kami, untuk kepedulian kami terhadap perdamaian dan juga kami menginginkan terwujudnya rasa toleransi yang terus menggema di bumi persada nusantara ini. Di samping itu juga mewujudkan niat kami untuk melaksanakan kegiatan sampai di puncak Waisak nanti,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa rombongan juga bertujuan menjalin ikatan dengan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa setiap langkah mereka selalu disambut hangat oleh warga, bahkan pada hari kelima perjalanan.

“Setiap langkah yang kita lakukan disambut dengan penuh kegembiraan oleh sahabat-sahabat kami. Dari sahabat-sahabat muslim, kristiani, Hindu, dan juga kepercayaan yang lain,” ujar Nyanakaruno.

Selanjutnya, Gus Yasin menegaskan bahwa thudong dilakukan setiap tahun. Ia bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh pihaknya dalam beberapa tahun terakhir.

“Jadi ini rangkaian acara yang tiap tahun. Alhamdulillah beberapa tahun terakhir ini kami bisa memberikan sambutan, memberikan apa nggih, support terhadap kegiatan thudong,” ucapnya.

Ia menambahkan apresiasi terhadap para biksu yang menempuh perjalanan selama 11 hari. Gus Yasin menyatakan penghargaan atas ketabahan dan kesabaran mereka.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kami juga menyampaikan akan apresiasi, penghargaan, penghormatan, terkhusus kepada para bante, para biku, yang dengan penuh ketabahan, yang penuh dengan kesabaran ini menempuh perjalanan hampir kurang lebih 11 hari,” pungkasnya.

Setelah berkunjung ke kantor gubernur, rombongan melanjutkan perjalanan ke Vihara Tanah Putih di Kecamatan Candisari, Kota Semarang.

Peristiwa ini menegaskan komitmen biksu dalam mempromosikan perdamaian dan toleransi lintas agama di Indonesia. Dukungan pemerintah Jawa Tengah memperlihatkan sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

ThudongBiksuSemarangVihara MahabodhiPerdamaianToleransiJawa TengahGus Yasin

Komentar

Memuat komentar...