Biksu Candi Sima Lintas Demak ke Semarang: Thudong Berulang
Gambar atau konten salah?
Enam belas biksu dari Candi Sima memulai perjalanan thudong—ritual berjalan kaki—pada hari Rabu, 20 Mei 2026.
Perjalanan mereka berlanjut hingga Minggu, 24 Mei 2026, ketika mereka melewati perbatasan antara Kabupaten Demak dan Kota Semarang pada pukul 10.54 WIB.
Setelah menyeberang, para biksu disambut hangat oleh puluhan pesilat dari PSNU Pagar Nusa yang ikut mengiringi mereka masuk ke kota.
Mereka memasuki Kecamatan Genuk, di mana masyarakat setempat menunggu di tepi jalan. Terik matahari tidak memadamkan antusiasme warga yang menyapa biksu dari dekat.
Pada pukul 11.30 WIB, enam belas biksu tiba di Masjid Al Falah Genuk. Di pelataran masjid mereka beristirahat, makan siang, dan mendengarkan azan zuhur yang berkumandang.
Rencana selanjutnya adalah melanjutkan perjalanan ke Vihara Mahabodhi Semarang pada pukul 13.00 WIB. Mereka diperkirakan tiba di vihara pada pukul 17.00 WIB, menginap di sana, dan melanjutkan perjalanan keesokan harinya.
Perjalanan thudong ini menjadi contoh disiplin dan kebersamaan, menampilkan bagaimana tradisi spiritual dapat mempersatukan masyarakat lintas wilayah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
