Bintaro Raih Slow Bar Coffee: 5 Tempat Favorit di Bintaro
Gambar atau konten salah?
Para pecinta kopi di Bintaro kini punya tempat baru untuk menikmati seduhan kopi manual brew. Slow bar coffee shop menawarkan kopi single origin lokal, memberi pengalaman berbeda dari biasanya. Di sini, pelanggan tidak hanya menikmati kopi, tapi juga dapat berbincang dekat dengan barista.
Konsep slow bar menekankan proses pembuatan kopi yang lebih lambat dan terkontrol. Setiap cangkir disajikan setelah melalui serangkaian langkah manual, dari pemilihan biji hingga penyeduhan. Hasilnya, rasa kopi terasa lebih kompleks dan aroma lebih kuat.
Berikut lima slow bar di Bintaro yang cukup populer:
-
Dua Coffee terletak di Jalan Bintaro Utama 3A, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Tempat ini memiliki area slow bar sendiri, sehingga pelanggan dapat menikmati kopi manual secara terpisah. Biji kopi yang disajikan berasal dari Bali, Batak, Jawa Barat, hingga Aceh Gayo. Harga cangkir Rp 37.000 untuk biji lokal dan Rp 50.000 untuk biji impor.
-
Blooms Coffee berada di Jalan Bintaro Utama 13 Blok J3, Bintaro Sektor 1, Jakarta Selatan. Meski tidak luas, suasana nyaman membuat pengunjung betah. Slow bar ini menampilkan kopi single origin yang dapat dinikmati panas atau dingin. Harga mulai dari Rp 35.000 per cangkir.
-
Dynamis Coffee terletak di dalam area Fresh Market Emerald Bintaro, Tangerang Selatan. Slow bar ini pernah dikunjungi Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan barista di sini memiliki beragam sertifikat. Kopi single origin berubah setiap harinya, meliputi Jawa Barat, Toraja, Aceh Gayo, dan Flores. Harga satu cangkir mulai Rp 35.000.
-
Enam Derajat Coffee berada di Jalan Bintaro Permai II No. 2B, Bintaro, Jakarta Selatan. Konsep outdoor asri dengan pepohonan rindang menjadi daya tarik utama. Operasional dimulai setiap Selasa hingga Minggu. Manual brew menggunakan teknik V60 dapat dicoba di sini, dengan biji single origin Sumatera. Harga mulai Rp 35.000 per cangkir.
-
Pigeonhole Coffee terletak di Jalan Bintaro Utara Raya Blok P2, Jakarta Selatan. Suasana homey membuat pengunjung betah berlama-lama, cocok untuk WFC (Work From Cafe). Menu kopi filter menawarkan biji single origin dari Kerinci, Banyuwangi, dan daerah lain. Harga manual brew mulai Rp 42.000 per cangkir.
Keunikan setiap slow bar terletak pada pilihan biji kopi lokal dan teknik penyeduhan manual. Harga cangkir berkisar antara Rp 35.000 hingga Rp 50.000, tergantung pada asal biji dan jenis kopi. Dengan suasana yang berbeda-beda, para pengunjung dapat memilih tempat yang sesuai dengan mood dan kebutuhan, baik sekadar menikmati kopi maupun bekerja sambil menikmati aroma kopi yang khas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
Investasi Rp 1,2 Triliun dari Korea Selatan Masuk IKN
Atasi Macet Ketapang-Gilimanuk, Kapal Besar dan Dermaga Baru Disiapkan
Integrasi Tol Logistik: Kepastian Regulasi Jadi Kunci
2.369 Lulusan SMK Kemenperin, 63,70% Terserap Industri
Prabowo Puji CEO Inpex Takayuki Ueda Bisa Bahasa Indonesia
Pertamina Minta Maaf Atas Antrean BBM di Sumatera
Harga BBM Naik, Konsumsi Subsidi Melonjak