BMKG: Hujan Lebat di Jawa Tengah, Waspada Banjir Hari Ini
Gambar atau konten salah?
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memperkirakan sebagian wilayah di Jawa Tengah akan diguyur hujan ringan hingga sedang hari ini. BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap bencana banjir dan tanah longsor.
Farita Rachmawati, Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, mengatakan: "Pagi cerah berawan hingga berawan, berpotensi hujan ringan hingga sedang di Perairan Karimunjawa, Pantura barat, dan sekitarnya," pada keterangan tertulis tanggal 22 Maret 2026.
Ia menambahkan bahwa pada siang, sore, hingga awal malam, cuaca umumnya berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang. "Potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, Solo Raya, Jateng timur, dan sekitarnya," lanjutnya.
Farita mengimbau masyarakat untuk waspada akan bencana hidrometeorologi serta dampaknya. "Waspada bencana hidrometeorologi beserta dampaknya seperti banjir, tanah longsor, angin kencang/puting beliung, sambaran petir, pohon tumbang, genangan air, dll," tutur Farita.
Suara udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celcius, kelembaban 60 hingga 95 persen.
Berikut prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang berlaku 23 Maret 2026 pukul 07.00-19.00 WIB:
- Hujan Sedang-Lebat: Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Magelang, Salatiga, dan Ambarawa.
- Hujan Ringan-Sedang: Purwokerto, Klaten, Sukoharjo, Kudus, Jepara, Demak, Slawi, Solo, Semarang, Majenang, dan Bumiayu.
- Hujan Ringan: Cilacap, Kebumen, Purworejo, Brebes, Pekalongan, dan Tegal.
Cuaca di Jawa Tengah pada 22 dan 23 Maret 2026 diprediksi hujan ringan hingga lebat di sebagian wilayah, dengan risiko banjir dan tanah longsor. Masyarakat diingatkan untuk tetap waspada.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
