BMKG: Hujan Ringan dan Berawan di Jawa Tengah Hari Ini
Gambar atau konten salah?
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengumumkan bahwa beberapa wilayah di Jawa Tengah akan mengalami hujan ringan hingga intensitas ringan hingga sedang pada hari ini. Prediksi menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah akan berawan.
"Pagi sampai siang cerah berawan hingga berawan. Sore hingga awal malam umumnya berawan," kata Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Arif N, dalam keterangan tertulis, 17 Juni 2026.
Hujan ringan diperkirakan tidak merata, tersebar di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya. Intensitasnya bervariasi, namun tetap dalam kisaran ringan.
Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 19 hingga 34 derajat Celcius, sementara kelembaban udara berada di antara 55 hingga 95 persen.
Berikut daerah yang diperkirakan akan diguyur hujan ringan:
- Purwokerto
- Purbalingga
- Banjarnegara
- Wonosobo
- Temanggung
- Slawi
- Bumiayu
- Majenang
Daerah yang diperkirakan berawan:
- Cilacap
- Kebumen
- Purworejo
- Mungkid
- Boyolali
- Klaten
- Sukoharjo
- Wonogiri
- Karanganyar
- Sragen
- Grobogan
- Blora
- Rembang
- Pati
- Kudus
- Jepara
- Demak
- Ungaran
- Kendal
- Batang
- Kajen
- Pemalang
- Brebes
- Magelang
- Solo
- Salatiga
- Semarang
- Pekalongan
- Tegal
- Ambarawa
Dengan kondisi ini, masyarakat di Jawa Tengah diharapkan menyiapkan diri menghadapi hujan ringan dan cuaca berawan sepanjang hari. Perubahan cuaca tidak terlalu ekstrem, namun tetap memerlukan perhatian.
apu/ahr
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
